Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Laiskodat menegur dua bupati karena mengumumkan hasil rapid test orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus korona. Dua bupati itu ialah Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu dan Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur.
"Kalau melakukan rapid test tidak usah umumkan, yang bersangkutan positif tidak usah diumumkan, kita menuju ke swab," kata Laiskodat, Jumat (17/4).
Teguran tersebut disampaikan lewat teleconference yang diikuti seluruh bupati dan wali kota. Pada kesempatan itu, Laiskodat langsung melarang seluruh bupati mengumumkan hasil rapid test terkait virus korona. Setiap kabupaten juga hanya boleh menggunakan satu juru bicara penanganan dan pencegahan virus korona.
Pada Minggu (14/4) Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur mengumumkan seorang mahasiswa asal Yogyakarta terindikasi korona sesuai rapid test. Bupati Rote Ndao Ndao Paulina Haning-Bullu juga mengumumkan dua warganya terindikasi korona sesuai hasil rapid test, belakangan bertambah satu menjadi tiga orang. Selain itu, Kabupaten Sikka juga mengumumkan tiga orang terindikasi korona.
Dengan demikian, sampai Jumat pagi, ODP terindikasi korona di NTT sebanyak tujuh orang dirawat di ruang isolasi rumah sakit di tiga
kabupaten tersebut. Sedangkan satu positif korona sesuai hasil swab, dirawat di Rumah Sakit WZ Johannes Kupang.
baca juga: Brimob Berkolobarosi Dengan TNI Bangun Dapur Umum di Jatinangor
Menurut Laiskodat orang yang positif korona sesuai rapid test, bukan positif korona. Dengan mengumumkan positif korona, berpotensi menimbulkan ketakutan publik.
"Masalah terbesar adalah ketakutan," tambahnya. (OL-3)
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved