Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GUGUS Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nusa Tenggara Timur sampai Rabu (15/4) siang masih menelusuri keberadaan seorang sopir mobil rental yang mengangkut mahasiswa Timor Leste dari Kupang menuju perbatasan RI-Timor Leste di Motaain, Kabupaten Belu.
Pasalnya dua dari sekitar delapan penumpang mobil tersebut terkonfirmasi positif korona setelah tiba di Dili, Timor Leste.
Mahasiswa tersebut diketahui naik pesawat dari Denpasar ke Kupang pada 1 April 2020. Mereka berada beberapa jam di Kota Kupang sebelum melanjutkan perjalanan ke perbatasan.
Sedangkan dua mahasiswa yang positif korona tersebut, dilaporkan oleh pemerintah Timor Leste sejak 13 April 2020, sehingga menambah jumlah pasien positif korona di Dili menjadi tiga orang.
"Kami menghimbau kepada sopir travel segera melapor diri ke tim medis atau gugus tugas kabupaten se-daratan Timor dan gugus tugas provinsi," kata Marius Jelamu.
Marius juga minta keluarga sopir travel juga harus menjalani pemeriksaan, terrmasuk orang-orang yang melakukan kontak bersama
mahasiswa dan sopir selama di Kota Kupang dan selama perjalanan ke perbatasan, seperti di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara dan Belu. "Kita ingin memastikan pemeriksaan klinis sopir bersama kelurganya," tambah Marius.
Di sisi lain, Gugus Tugas Pemprov NTT dan Kota Kupang juga sedang melalukan pencarian terhadap puluhan orang yang melakukan kontak dengan seorang pasien covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit WZ Johannes Kupang. Pasien itu dirawat sejak 9 April 2020. "Kondisinya tetap stabil," ujarnya.
Dia mengatakan sudah 14 orang yang melakukan kontak dengan PDP Covid-19, sudah menjalani pemeriksaan kesehatan namun negatif korona. "Orang-orang yang makan bersama beliau harus jujur supaya kita cepat melakuan tindakan medis," tandasnya. (OL-13)
Baca Juga: Warga Sumsel Jangan Kawatirkan Stok Bahan Pokok, Aman
Baca Juga: Sudah 4 Pasien Positif Covid-19 di Pekanbaru Dinyatakan Sembuh
IA sampai pada ujung hidupnya. Tapi narasi kepergiannya tak berujung. Ia pergi dalam sunyi. Pamit dalam diam. Diam dan sunyi itu menjadi saksi terakhir ziarah hidupnya.
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) meminta lembaga terkait memberikan pendampingan psikososial untuk saudara dan keluarga anak korban bunuh diri di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved