Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menggeser sejumlah mata anggaran, untuk dialokasikan penanganan Covid-19. Pelaksana Tugas Bupati Cianjur, Herman Suherman, menegaskan sesuai arahan pemerintah pusat dan Pemprov Jabar, anggaran penanganan Covid-19 di daerah tidak terbatas. Dengan kondisi tersebut, kata Herman, maka dilakukan realokasi anggaran dari berbagai kegiatan yang difokuskan untuk penanganan virus korona.
"Anggaran tidak terbatas. Berapapun akan kita alokasikan untuk penanganan Covid-19," kata Herman, Jumat (3/4).
Di antara mata anggaran yang mengalami realokasi yakni surat perintah perjalanan dinas (SPPD), pekerjaan-pekerjaan fisik, serta kegiatan-kegiatan lain. Herman belum bisa menyebutkan besaran akumulasi alokasi mata anggaran yang mengalami pergeseran.
"Sekarang Gugus Tugas sedang mendata. Intinya, anggaran tahun ini kita fokuskan untuk kemanusiaan," tegas Herman.
Herman meyakini, dengan adanya realokasi anggaran maka percepatan penanggulangan Covid-19 bisa terwujud. Karena itu, kebijakan anggaran saat ini sifatnya diskresi mengingat kondisinya darurat.
"Ada tiga hal yang menjadi fokus kita saat pandemi Covid-19 ini yakni memastikan perekonomian masyarakat tetap berjalan, sektor kesehatan, serta keagamaan juga harus tetap berlangsung," ungkapnya.
Realokasi anggaran juga nanti akan digunakan untuk membeli komoditas hasil panen para petani di Kabupaten Cianjur. Kondisi pandemi Covid-19, terang Herman, membuat para petani resah karena tak bisa menjual hasil produksi pertanian mereka ke luar daerah.
"Insya Allah, kita (Pemkab) akan beli hasil produksi para petani. Tak hanya padi, tapi juga sayur-mayur. Komoditas yang dibeli nanti akan disalurkan lagi kepada masyarakat," ucapnya.
baca juga: Kabupaten/Kota Diminta Alokasikan Anggaran Khusus Tangani Wabah
Pembelian hasil produksi pertanian dari para petani juga menjadi bagian implementasi ketahanan pangan. Belum lama ini Pemkab Cianjur kedatangan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Pusat dan perwakilan organisasi kesehatan dunia (WHO). Pada pertemuan itu, dibahas soal kandungan pada komoditas sayuran yang bisa menjadi salah satu upaya mempecepat daya tahan tubuh.
"Kami akan berikan lagi kepada masyarakat terdampak Covid-19. Para petani pun tak perlu risau hasil panen mereka tak terjual karena akan kami beli," pungkasnya. (OL-3)
Sensus Ekonomi ini merupakan instrumen data yang dilakukan rutin lima tahunan.
Pasalnya, UA nekat mengambil dua buah labu siam di lahan yang bukan miliknya karena terdesak kebutuhan untuk berbuka puasa.
MINTA, seorang lelaki paruh baya warga Bayabang RT 001/006 Desa Talaga Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meninggal dunia gara-gara labu siam.
Penanganan kasus terkait PJU Cianjur oleh Kejaksaan Negeri Cianjur dinilai sangat sarat kriminalisasi.
fluktuasi harga berbagai komoditas pangan dipengaruhi faktor pasokan dan permintaan.
Penanganan dinilai lebih menyerupai upaya kriminalisasi terhadap kesalahan administrasi daripada pembuktian tindak pidana murni.
Kasus guru honorer SDN Brabe 1, Mohammad Hisabul Huda, dihentikan melalui restorative justice setelah mengembalikan Rp118 juta.
Pemkab Bandung mengajukan permohonan kepada Kemendikdasmen agar dana BOSP dapat dipakai untuk membayar gaji 4.360 guru dan tenaga kependidikan paruh waktu.
TRANSPARANSI anggaran daerah selalu menjadi isu sensitif sekaligus krusial dalam tata kelola pemerintahan.
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
Alokasi anggaran sebesar Rp200 juta untuk mendukung berbagai program kebersihan, meskipun saat ini teknis pelaksanaan masih akan dibahas lebih lanjut.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memangkas anggaran subsidi Transjakarta hingga Rp1,1 triliun pada 2026 seiring turunnya total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved