Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK mencegah meluasnya virus korona, sejumlah desa di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur menggunakan dana desa untuk dialokasikan bagi kegiayan pencegahan virus korona. Desa Mudakeputu, di Kecamatan Ile Mandiri misalnya, mengalokasikan dana desa untuk melindungi warganya dari penyebaran virus corona.
Dengan memanfaatkan dana desa, Desa Mudakeputu membentuk satuan tugas (satgas) pencegahan korona dan belanja sejumlah peralatan medis demi mendukung upaya pencegahan wabah korona di desa-desa. Pembentukan satgas tingkat desa ini melalui Surat Keputusan Kepala Desa Mudakeputu No.IV.Ta/2020. Pembiayaannya menggunakan alokasi dana desa anggaran 2020 sekitar Rp60 juta.
Kepala Desa Mudakeputu, Yohanes Purin Weking saat dikonfirmasi Senin (30/3), mengakui pemeritah desa memberikan perhatian sangat serius terkait wabah korona ini dengan melakukan sejumlah upaya antisipatif termasuk mengalokasikan dana desa untuk kegiatan pencegahan korona tersebut.
"Kami telah membentuk posko pencegahan korona di desa kami. Alokasinya dari pagu dana desa sekitar Rp60 juta. Dana desa tersebut untuk belanja thermometer sistem digital untuk pemeriksaan suhu tubuh warga, belanja masker dan sejumlah sarana medis lainnya seperti sabun dan sanitizer. Kami sudah pesan alat-alat kesehatan tersebut dan dalam waktu dekat akan segera tiba. Selain itu juga kami menyiapkan cairan disinfektan untuk melakukan penyemporatan di rumah-rumah dan tempat-tempat publik," kata Yohanes.
Menurut Yohanes sebagain besar masyarakat desa merupakan rumah tangga miskin sehingga harus mendapatkan perlindungan dan pencegahan wabah corona ini. Berdasarkan data Sistem Informasi Desa (SID), Desa Mudakeputu memiliki jumlah penduduk sebanyak 1035 jiwa, dimana 275 kepala keluarga bekerja di luar rumah. Desa Mudakeputu memiliki 83 Rumah Tangga Miskin (RTM) yang membutuhkan perhatian serius pemerintah desa untuk melindungi warganya dari penyebaran virus korona.
baca juga: Beredar Pesan WAG Bandung Lockdown, Polisi: Itu Hoaks
"Rencananya akan segera dibagikan 1300 masker untuk masyarakat. Juga akan dilakukan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah warga, dengan menyiapkan 3 alat fogging dan bak serta sabun cuci tangan. Khusus untuk kegiatan penyemprotan disinfektan, akan dilakukan setiap hari 3 kali penyemprotan. Tidak hanya itu, petugas juga melakukan pengawasan secara ketat di pintu masuk desa, karena desa Mudakeputu menjadi jalur perlintasan masyarakat dari berbagai wilayah yang masuk maupun keluar Kota Larantuka. Sehingga petugas secara ketat memeriksa kondisi setiap warga dan akan melakukan penyemprotan cairan disinfektan bagi warga dan juga kendaraan di pintu masuk desa, agar bisa terdeteksi secara dini demi mencegah penyebaran virus korona di desa ini," ungkap Yohanes. (OL-3)
Ketua Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan (PSPK) Universitas Gadjah Mada, Arie Sujito mengingatkan pentingnya menjaga otonomi desa yang merupakan buah dari reformasi.
Program pembangunan pedesaan di Jawa Tengah pada 2026 dipastikan terganggu lantaran dana desa yang bakal diterima anjlok dari Rp1 miliar per desa menjadi Rp300 juta-Rp400 juta.
Sistem pengawasan yang berjalan saat ini sudah maksimal dan sudah dilakukan secara berlapis melalui jejaring Kemendagri dan perangkat daerah.
Ia menjelaskan, dana yang mengalir ke desa berasal dari dua sumber, yakni dana desa dari APBN dan alokasi dana desa dari APBD yang porsinya mencapai 10% dari DAU dan DBH.
SEKRETARIS Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah (pemda) untuk mempercepat penegasan batas desa
Seorang kepala desa nonaktif di Brebes, Jawa Tengah, akhirnya ditangkap polisi setelah dua tahun buron.
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
BMKG tetapkan status SIAGA hujan ekstrem di NTT dan hujan sangat lebat di Jawa pada 19 Januari 2026 akibat Siklon Nokaen dan dua bibit siklon.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved