Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Pemprov Sumsel Berikan Insentif Untuk Tenaga Medis

Dwi Apriani
29/3/2020 09:28
Pemprov Sumsel Berikan Insentif Untuk Tenaga Medis
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, secara simbolis menyerahkan bantuan penanganan covid-19 di halaman Kantor Pemprov Sumsel.(Antara/Feny Selly)

PEMERINTAH Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) memangkas habis biaya perjalanan dinas ke luar negeri yang bersumber dari APBN 2020.  Anggaran tersebut kemudian direalokasikan untuk penanganan pandemi virus korona (covid-19) di wilayah Sumsel.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengatakan pihaknya sudah melakukan efisiensi biaya perjalanan dinas untuk realokasi anggaran. Hal itu sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo.

“Anggaran ini berkembang terus. Kalau dari perjalanan dinas bisa diefisiensikan. Yang pasti untuk dinas luar negeri sudah 0%. Sementara itu, dinas dalam negeri berkurang 50%,” ujar Herman.

Dari re-focusing dan realokasi anggaran, lanjut Deru, pihaknya memperoleh anggaran sebesar Rp 100 miliar. “Ini yang akan kami gelontorkan segera. Jumlah ini baru di awal, bisa saja bertambah,” imbuhnya.

Baca juga: Relawan Klaten Galang Bantuan Untuk ODP Miskin

Deru mengungkapkan pihaknya telah meminta satuan administrasi, organisasi perangkat daerah (OPD) dan gugus tugas penanganan covid-19 di Sumsel, untuk mengajukan kebutuhan kepada Pemprov Sumsel.

Dirinya berharap realokasi anggaran juga menjadi insentif bagi dokter, perawat dan tenaga medis lain yang menangani virus korona. “Kebutuhannya apa karena uang sudah tersedia. Kita akan alirkan sesuai dengan sistem yang sudah dibuat oleh BPKP Sumsel. Terutama untuk insentif tenaga medis,” jelas Deru.

Untuk wilayah Sumsel, pihaknya akan menghitung berapa banyak pasien terkait covid-19 yang ditangani petugas medis. Semakin banyak yang dilayani, maka insentif yang diterima juga lebih besar.

 "Kami meyakini tenaga medis, baik dokter maupun perawat, adalah garda terdepan saat ini. Oleh karena itu, mereka menjadi perhatian utama," tandasnya.(OL-11)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya