Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGEDAR dan pembuat tembakau gorila yang dijual melalui media sosial ditangkap Polres Cirebon Kota, Jawa Barat (Jabar), disita pula tembakau gorila 850 gram yang siap edar.
Pelaku berinisial FA,25, warga Bandung, dibekuk polisi di rumah kontrakannya di Desa Jatimerta, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon pada Senin (2/3) sekitar pukul 23.00 WIB.
''Penangkapan berawal dari adanya laporan masyarakat,'' ungkap Wakapolres Ciko, Marwan Fajrin, Selasa (10/3).
Dari laporan warga tersebut, tim khusus diterjunkan untuk menindaklanjutinya. Bahkan tim siber juga diterjunkan karena pelaku
menjual tembakau gorila melalui medsos.
Penangkapan akhirnya dilakukan di rumah kontrakan FA. Dari rumah kontrakan tersebut selain FA turut diamankan pula tembakau gorila seberat 850 gram yang telah dikemas dalam ratusan paket besar dan kecil siap edar.
''Dari pemeriksaan sementara, pelaku mengakui membuat dan menjual sendiri tembakau gorila tersebut,'' ungkap Marwan.
Sementara itu berdasarkan pengakuan FA, ia belajar membuat tembakau gorila dari internet. ''Tembakau gorila saya buat sendiri di kontrakan,'' ungkap FA saat Marwan bertanya kepada dirinya.
Ia juga mengedarkan dan menjual tembakau gorila tersebut sendiri melalui instagram. Tembakau tersebut dijual seharga Rp 400 ribu/100 gram. FA juga mengaku sudah berjualan selama dua bulan. (OL-2)
Seluruh pihak yang diamankan kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.
FBI menangkap Ryan Wedding, eks atlet Olimpiade Kanada yang jadi gembong narkoba. Diduga pimpin kartel lintas negara dengan omzet Rp15 triliun per tahun.
Tersangka diketahui mengelola aktivitas home industry pembuatan tembakau sintetis di lokasi tersebut.
BNN juga mengingatkan target utama peredaran narkoba adalah generasi muda usia produktif (16-35 tahun).
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba hingga ke tingkat desa.
Direktorat Interdiksi Narkotika Bea Cukai bersama Kanwil Bea Cukai Aceh, Bea Cukai Langsa, dan BNN menggagalkan penyelundupan narkotika dalam jumlah besar di Aceh Timur.
Ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan BNN RI dalam menghadapi tantangan permasalahan narkotika yang semakin kompleks, lintas sektor, dan dinamis.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen zero tolerance terhadap peredaran narkotika di Jakarta.
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai membongkar keberadaan clandestine laboratory atau pabrik narkotika ilegal milik jaringan internasional.
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua warga negara asing (WNA) berinisial TK dan MK yang diduga kuat merupakan bagian dari jaringan narkotika internasional.
Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ketapang berhasil digagalkan oleh petugas pengamanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved