Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 terus meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengawasan terhadap pencegahan penyebaran Virus Korona (COVID-19) di seluruh pelabuhan yang menjadi pintu masuk ke Indonesia. Baik domestik maupun internasional yang sejalan dengan arahan Pemerintah dalam Surat Edaran Kementerian BUMN dengan Nomor SE-1/MBU/03/2020 tentang kewaspadaan terhadap penyebaran Corona Virus Disease.
SVP Sekretariat Perusahaan Pelindo 1 M. Eriansyah mengatakan berbagai upaya pencegahan penyebaran Virus Korona telah dilakukan Pelindo 1 sejak awal 2020.
"Pelindo 1 turut aktif dalam melakukan pengawasan dan sosialisasi pencegahan penyebaran Virus Korona di lingkungan Pelindo 1 baik itu untuk awak kapal, penumpang, pegawai, dan juga melalui media sosial untuk masyarakat umum. Pelindo 1 terus mendukung pemerintah dalam upaya penanganan dan pencegahan wabah korona," kata Eriansyah, Jumat (6/3).
Tak hanya itu, lanjutnya, Pelindo 1 juga melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran virus untuk seluruh penumpang, awak kapal, dan seluruh pegawai serta stakeholders terkait di lingkungan Pelindo 1.
Dijelaskannya, upaya pengawasan yang dilakukan Pelindo 1 dilakukan sejak kapal akan bersandar di pelabuhan dengan bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) untuk melakukan pemeriksaan kesehatan ke seluruh awak kapal dan kapal dapat dilayani setelah berstatus bebas karantina.
Upaya ini diterapkan di seluruh pelabuhan milik Pelindo 1 yang meliputi provinsi Aceh, Sumatra Utara, Riau, dan Kepulauan Riau yang melayani bongkar muat cargo domestik maupun internasional terutama dari negara asal cargo (impor) yang terdampak virus korona.
Untuk area terminal penumpang, telah dipasang thermal scanner untuk pemeriksaan suhu tubuh para penumpang di seluruh terminal penumpang yang meliputi Terminal Penumpang Tanjungpinang, Belawan, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Balai Asahan, dan Dumai. Para penumpang yang turun dari kapal langsung dilakukan pemeriksaan suhu tubuh.
Pelindo 1 memasang papan informasi yang berisi tentang bahaya virus korona serta cara pencegahannya, menyediakan hand sanitizer serta membagikan masker kepada para penumpang. Pelindo 1 terus berkoordinasi dengan KKP dan dinas kesehatan setempat, Bea Cukai, Karantina, Imigrasi, dan Kementerian Perhubungan melalui Otoritas Pelabuhan dan Kantor Syahbandar serta sejumlah instansi terkait lainnya dalam pengawasan dan pencegahan penyebaran virus korona.
baca juga: Warga Cemas Berlebihan Hadapi Virus Korona
Eriansyah menambahkan, Pelindo 1 mewajibkan seluruh petugas operasional dan para pandu untuk selalu menggunakan masker khusus, Alat Pelindung Diri (APD), kaca mata, dan sarung tangan dalam melakukan tugasnya. Selain itu, Pelindo 1 juga melakukan sosialisasi antisipasi penyebaran Virus Korona kepada para pegawai di seluruh cabang Pelindo 1. (OL-3)
Pelindo Regional 4 Makassar mencatat lonjakan arus mudik Lebaran 2026 sejak H-15 hingga H-5. Data terbaru menunjukkan total 308.473 pemudik telah melakukan perjalanan melalui 20 cabang
Pelindo melepas keberangkatan 7 ribu peserta Mudik Gratis Pelindo 2026 menjelang Lebaran 2026, dengan total 152 armada bus.
Pelindo Group memberangkatkan peserta Program Mudik Bersama BUMN 2026 yang mengusung tema Mudik Aman Berbagi Harapan guna membantu masyarakat pulang ke kampung halaman.
Pelindo telah memetakan sejumlah pelabuhan yang berpotensi mengalami lonjakan penumpang tertinggi selama mudik Lebaran tahun ini.
PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 4 memastikan kesiapan layanan operasional pelabuhan menjelang arus mudik Lebaran 1447 H/2026 M.
Pengelolaan pelabuhan dan operasional kapal tidak berada dalam satu entitas yang sama. Pengelolaan pelabuhan berada di bawah kendali Pelindo sementara operasional kapal oleh Pelni.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved