Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi melanda perairan Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak Sabtu (29/2) dan diperkirakan masih berlangsung sampai Senin (2/3). Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanau Kupang, Ota Welly Jenni Thalo mengatakan kecepatan angin di perairan daerah itu lebih dari 27 knot atau 54 kilometer per jam. Sedangkan tinggi gelombang antara 1,25-3,5 meter. Namun, cuaca buruk tersebut belum berdampak serius terhadap operasional armada pelayaran terutama operasional PT ASDP Indonesia Fery.
"Di perairan selatan Kupang hingga Rote, Laut Sawu, Samudra Hindia selatan NTT dan NTB, tinggi gelombang antara 1,25-2,50 meter. Sedangkan tinggi gelombang antara 2,50-4 meter terjadi di Laut Timor dan Laut Flores," ujarnya di Kupang, Minggu (1/3).
Sesuai laporan BMKG, peningkatan gelombang tinggi dipicu tekanan rendah 1007 hPa di Samudra Hindia barat Daya Kepaulauan Mentawai. Adapun kecepatan angin tertinggi akibat tekanan rendah tersebut terjadi di Laut Sumbawa, Laut Flores dan Periran Kepulauan Sangihe hingga Talaud. Adapun di perairan Australia, terpantau tekanan rendah 995
milibar.
baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem di DIY hingga 7 Maret
BMKG minta operator armada pelayaran termasuk nelayan memperhatikan keselamatan pelayaran terkait gelombang tinggi dan angin kencang. Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi jug diingatkan tetap waspada. (OL-3)
BMKG Batam imbau masyarakat Kepri waspada gelombang tinggi 17 Februari 2026 saat Gerhana Matahari Cincin. Hujan ringan juga diprediksi terjadi.
Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang diikuti dengan angin kencang. Kondisi tersebut bisa menimbulkan terjadinya gelombang tinggi yang berbahaya untuk nelayan
Gelombang tinggi 1,25-2,5 meter disertai hujan badai juga masih berlangsung di perairan utara dan selatan Jawa Tengah pada Kamis (5/2) hingga cukup berisiko terhadap aktivitas pelayaran.
POTENSI cuaca ekstrem merata di 33 daerah di Jawa Tengah, Rabu (4/2). Gelombang tinggi hingga 2,5 meter dan air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan.
BMKG Tenau Kupang, Nusa Tengggara Timur (NTT) mengeluarkan peringatan potensi gelombang laut kategori sedang di sejumlah perairan daerah itu mulai 1-4 Februari 2026.
BMKG memperingatkan gelombang tinggi hingga 2,5 meter disertai hujan badai dan angin kencang di perairan Jawa Tengah, Minggu (1/2).
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved