Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Teknologi Modifikasi Cuaca BPPT kembali meningkatkan eskalasi operasi teknologi modifikasi cuaca (TMC) untuk mengurangi ancaman banjir di Jabodetabek menyusul prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa hujan lebat masih berpotensi terjadi di wilayah itu pada 17-23 Januari 2020.
Kepala Balai Besar TMC-BPPT, Tri Handoko Seto, mengatakan meskipun diperkirakan masih di bawah rata-rata curah hujan pada 1 Januari lalu, masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan, seperti angin kencang, genangan, banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, dan jalan licin.
"Selain prakiraan yang dirilis BMKG, tim TMC-BPPT juga memprediksi bahkan cuaca ekstrem masih akan terjadi hingga 25 Januari. Meski demikian, kami berharap masyarakat tidak panik, tetapi harus tetap waspada terhadap kemungkinan hujan ekstrem tersebut. Kami akan berupaya semaksimal mungkin melaksanakan operasi TMC untuk mengurangi ancaman banjir di Jabodetabek," kata Tri Handoko di Jakarta, kemarin.
Secara teknis, kata Tri Handoko, tim TMC lebih intensif memonitor pertumbuhan dan pergerakan awan yang diperkirakan menuju wilayah Jabodetabek.
"Monitoring ini dilakukan sejak dini hari hingga setelah matahari terbenam. Awan-awan tersebut akan segera disemai. Biasanya awan-awan itu masih berada di Laut Jawa, Selat Sunda, dan wilayah Ujung Kulon agar segera turun hujan sebelum memasuki wilayah Jabodetabek," sebutnya
Dia melanjutkan, data Posko TMC menunjukkan bahwa operasi ini telah mampu mengurangi curah hujan di wilayah Jabodetabek mencapai sekitar 44% dari prakiraan. "Hasil operasi ini juga menunjukkan bahwa curah hujan di wilayah Jabodetabek mampu ditekan lebih kecil daripada rata-rata curah hujan di sekitarnya," ungkapnya.
Trauma healing
Sementara itu, seusai musibah banjir dan tanah longsor beberapa pekan lalu, Pemerintah Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan, kini fokus pada kegiatan pascabencana. Selain menyalurkan bantuan sandang dan pangan, Dinas Sosial Kabupaten Lahat juga memberikan trauma healing.
Hal itu sebagai upaya untuk mengobati rasa trauma atas bencana yang memorak-porandakan rumah dan menghilangkan harta benda para korban yang terdampak. Kepala Dinas Sosial Lahat, Iskandar, mengatakan kegiatan penyuluhan trauma healing diutamakan bagi anak-anak korban banjir dan tanah longsor untuk menghilangkan rasa takut mereka.
Di tempat terpisah, bantuan untuk penyintas banjir bandang di pinggiran Danau Singkarak, Dusun Tanjung Sawah, Desa Padang Laweh Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, terus mengalir setelah kejadian pada Jumat (17/1) dini hari.

ANTARA FOTO/Adi Prima
Warga melintas di depan rumah yang rusak diterjang banjir bandang, di Nagari Malalo, Kab.Tanah Datar, Sumatera Barat, Jumat (17/01/2020).
Sebagai bentuk empati masyarakat dari berbagai daerah, bantuan terus mengalir, baik secara pribadi, kelompok, instansi, maupun pemerintah. Antara lain, Direktur Mitigasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Medi Herlianto menyerahkan bantuan sebesar Rp250 juta. (DW/YH/YK/LD/RF/FB/N-3)
BMKG menyebut, kombinasi dinamika atmosfer tersebut meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat, bahkan hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa wilayah Indonesia.
Memasuki siang hari, sebagian besar Jakarta mulai turun hujan kecuali Jakarta Barat yang akan berawan dan Kepulauan Seribu yang akan turun hujan disertai petir.
Untuk wilayah DKI Jakarta, hujan diproyeksikan masih akan terjadi selama satu pekan ke depan.
BMKG memprediksi kondisi cuaca cerah berawan akan terjadi di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu.
Memasuki siang hari, sebagian besar wilayah Jakarta akan berawan kecuali Jakarta Selatan dan Jakarta Timur akan turun hujan ringan.
BMKG kembali mengeluarkan peringatan bagi masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam sepekan ke depan.
BMKG merilis prakiraan cuaca 21 Februari 2026. Waspada potensi hujan lebat di Jawa Barat, Jateng, hingga Papua, serta hujan petir di Jakarta dan Surabaya.
BMKG memberikan peringatan dini agar tetap diwaspadai bencana hidrometeorologi menyampaikan prakiraan cuaca Jawa Tengah 21- 23 Februari 2026 mengenai potensi cuaca ekstrem
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta Sabtu 21 Februari 2026. Seluruh wilayah Jakarta diprediksi hujan ringan hingga petir pada malam hari.
Pada dasarian III Februari 2026, BMKG memprakirakan memprakirakan peluang hujan dengan intensitas lebih dari 100 milimeter per dasarian dengan probabilitas 80 hingga lebih dari 90 persen
Peringatan dini dikeluarkan karena pasang laut bisa menyebabkan tambak ikan maupun tambak garam terendam air laut, terlebih jika disertai dengan ombak
BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi cuaca ekstrem masih membayangi arus mudik dan balik Lebaran 2026, khususnya di wilayah Jawa Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved