Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGIN puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Minggu (22/12/2019) petang. Akibatnya puluhan rumah warga di empat desa di kecaamatan tersebut mengalami rusak berat daan ringan. Keempat desa yang dilanda angin ribut itu yakni Desa Pende, Desa Cikakak, Desa Cihaur dan Desa Cibuniwangi. Desa terparah yang diterjang angin puting beliung yakni Desa Cibuniwangi. Sedikitnya ada 12 rumah warga rusak berat dan ringan.
Sebagian rumah warga yang rusak ringan di Desa Cibuniwangi sudah diperbaiki warga secara gotong royong, dibantu anggota TNI dan Polri. Angin kencang yang merusak rumah penduduk disertai hujan deras dan petir.
"Kami langsung keluar ketika tiba-tiba datang angin sangat kencang disertai petir yang menyambar-nyambar," ujar Kosayanto warga Desa Cikakak, Kecamatan Banjarharjo yang dihubungi Senin (23/12).
Kosyanto menuturkan awalnya dia dan istrinya, Mintarti mengira kalau yang keluar rumah hanya mereka.
"Setelah kami berlarian keluar rumah ternyata banyak warga lainnya yang juga keluar rumah," tuturnya.
Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Camat Banjarharjo, Warsito Eko Saputra yang dikonfirmasi usai apel di Kantor Bupati Bebes, membenarkan terjadinya angin puling di wilayah Kecamatan Banjarharjo tersebut.
baca juga: Truk Bermuatan Pasir Terguling Macetkan Jalan Lingkar Gentong
"Tapi saat ini rumah warga terutama yang rusak ringan sudah dibetulkan warga secara bergotong royong. Dibantu aparat keamnanan baik dari
Koramil Banjarharjo maupun Polsek Banjarharjo," kata Eko seraya menambahkan rumah warga yang rusak berat dan ringan tercatat 22 unit. (OL-3)
Cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi dan angin kencang kembali melanda sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Pola hujan pada awal tahun 2026 di Pulau Jawa menunjukkan karakter yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Harga ikan di Pasar Tradisional Naikoten 1 dan Pasar Ikan Oeba, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur mengalami kenaikan signifikan akibat cuaca buruk.
CUACA buruk berupa angin kencang dan gelombang tinggi mulai melanda perairan Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan pelayaran.
BMKG juga menyampaikan peringatan dini gelombang sedang hingga tinggi di sejumlah perairan, termasuk Perairan Kuala Pembuang, Teluk Sampit, dan Kuala Kapuas.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang, Sti Nenot'ek, mengatakan, saat ini Bibit Siklon Tropis 97S yang berada di wilayah utara Benua Australia
Dampak dari kondisi cuaca ini, kata dia, juga berpotensi terjadi gelombang tinggi yang berkisar antara 1,5 meter hingga 2,5 meter di perairan wilayah Aceh bagian barat dan selatan.
Operator kapal tongkang dianjurkan waspada saat angin berkecepatan 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.
Kecepatan angin di wilayah Lampung umumnya berkisar antara 18-55 kilometer per jam, terutama di wilayah pesisir dan perairan seperti perairan Barat Lampung
Sirkulasi angin dari sistem tekanan rendah tersebut, menurutnya, masih cukup kuat untuk memicu hembusan angin kencang di wilayah NTB, meski tidak sebesar dampak Bibit Siklon Tropis 97S
Dalam peristiwa ini, terdapat dua orang tertimpa pohon tumbang saat melintas menggunakan sepeda motor. Korban mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved