Headline
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Penghapusan tunggakan iuran perlu direalisasikan lebih dahulu sambil menimbang kondisi ekonomi.
Kumpulan Berita DPR RI
TERJADINYA bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pekan lalu dan diamankannya puluhan orang terduga teroris yang terlibat dalam jaringan tersebut menjadi peringatan bagi berbagai elemen masyarakat, termasuk di Sumatra Utara, untuk lebih mewaspadai kehadiran mereka di tengah lingkungan masing-masing.
Sudah waktunya bagi pengurus warga dan pemerintah setempat lebih rinci mencatat dan mendata kegiatan-kegiatan masyarakat yang mencurigakan. Kegiatan-kegiatan yang mencurigakan tersebut berkemungkinan merupakan kelompok atau jaringan yang mengarah pada tindakan terorisme.
"Ciri-cirinya, jumlahnya sedikit, tertutup, terkesan sembunyi-sembunyi dalam melakukan aktivitas dan tidak berinteraksi dengan warga sekitar," sebut Komisaris Besar Pol Tatan Dirsan Atmaja, Kabid Humas Polda Sumut, Selasa (19/11).
Ciri lainnya, lanjut Tatan, ialah mereka acap berpindah-pindah tempat dalam melakukan pertemuan. Apalagi, lanjut dia, mereka yang melakukan pertemuan-pertemuan tertutup tersebut kebanyakan adalah warga baru atau warga asing. Karena itu, aturan tamu wajib lapor 1x24 jam yang banyak diberlakukan di banyak wilayah permukiman dia minta agar diterapkan sebagaimana mestinya.
Bila ada masyarakat yang melihat atau mengetahui ciri-ciri tersebut dia minta untuk melaporkannya ke pengurus warga, pemerintah setempat atau Babinkamtibmas atau Babinsa. Tindakan tersebut akan membantu mempercepat aparat mengidentifikasi dan mendeteksi lebih awal keberadaan jaringan teroris, termasuk demi keamanan masyarakat sendiri.
Baca juga: Ledakan di Kejari Parepare Disebut dari Bekas Timbunan Detonator
Kombes Tatan juga meminta masyarakat untuk mengamati penggunaan media sosial (medsos) oleh anggota keluarganya. Berdasarkan hasil pendalaman dari para terduga teroris yang diamankan serta dari pengalaman selama ini, para anggota jaringan menjalin komunikasi melalui medsos.
"Mereka (jaringan teroris) berinteraksi dengan menggunakan media sosial," ujarnya.
Selain melalui pertemuan-pertemuan tertutup, mereka juga sering melakukan perekrutan melalui konten-konten di media sosial. Karena itu, dia juga meminta para orang tua mengawasi penggunaan medsos oleh anak-anaknya agar tidak terpapar konten-konten tersebut.
Sebelumnya, dia mengungkapkan, sampai dengan hari ini sudah ada total 30 orang yang diamankan polisi dari wilayah Medan dan sekitarnya. Mereka ialah orang-orang yang diduga terlibat dalam aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pada Rabu (13/11) pagi lalu.
"Tadi malam ada penangkapan lagi terhadap empat orang sehingga sampai dengan hari ini ada 30 orang yang diamankan," ujarnya.
Keempat laki-laki terduga teroris tersebut, jelas Tatan, diamankan di wilayah Medan dan sekitarnya. Dari keempatnya ada yang berkemampuan merakit bom dan ada juga yang berperan merekrut anggota jaringan. (OL-1)
SUMATRA Utara disebut sebagai wilayah dengan penerapan sanksi hukum paling ekstrem bagi para pelaku kejahatan narkotika di Indonesia.
POLISI menggagalkan upaya pengiriman narkotika jenis sabu seberat delapan kilogram yang dikirim dari Sumatra Utara (Sumut) menggunakan bus angkutan umum dengan modus sebagai oleh-oleh.
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Polda Sumut mengerahkan sedikitnya 11.417 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, dan instansi terkait.
kultur kekerasan yang masih melekat dalam tubuh Kepolisian menunjukkan bahwa reformasi kepolisian pasca-pemisahan dari ABRI belum berjalan tuntas.
Dari 58 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara sejak 27 November 2025, 33 jenazah telah teridentifikasi melalui data primer dan sekunder serta sudah diserahkan kepada keluarga.
Polda Jabar juga menyediakan 128 personel dari satuan SAR Brimob yang meliputi unit SAR, K9, serta pengemudi kendaraan rescue.
Polisi bertindak setelah menerima informasi dari masyarakat bahwa JM hendak membawa sabu menuju Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulteng, menggunakan jasa rental angkutan.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta warga tetap menjaga situasi kondusif dan tidak terprovokasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved