Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Fransiskus Roberto Diogo, mengevakuasi dua anak penderita gizi buruk dari Desa Namang Kewa, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, Selasa (5/11/2019). Perintah evakuasi tersebut disampaikan Bupati Sikka, usai menjenguk kedua bocah itu di kediamannya.
Alfaris Yosin, 12 dan Rivaldus Rival, 10 adalah dua anak penderita gizi buruk asal Desa Namang kewa, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Mereka dievakuasi menuju RSUD DR TC Hillers Maumere guna menjalani perawatan intensif di ruang anak. Alfaris Yosin dan Rivaldus Rival, selama ini dirawat oleh Elisabet Ensi, saudari kandung dari ayah kedua anak ini. Orangtua kedua anak telah bercerai dan ayahnya merantau. Kedua anak ini diasuh sepenuhnya oleh Elisabet yang sehari-hari sebagai penenun sarung. Sedangkan suaminya sebagai penjual ikan keliling.
Elisabet dan suaminya harus menghidupi ketiga anaknya dan kedua keponakan yang menderita gizi buruk. Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo usai menjenguk kedua anak di RSUD TC Hillers mengatakan, persoalan stunting dan gizi buruk sangat dipengaruhi oleh pendapatan ekonomi keluarga.
"Saya melihat keluarga ini perlu dibantu, sehingga saya perintahkan untuk dievakuasi ke RSUD TC Hillers. Jangan pikirkan biayanya, tetapi saya minta dokter dan perawat untuk membantu semaksimal mungkin, mengatasi pasien gizi buruk ini," ujar Bupati Sikka.
Sementara itu, Mario B. Nara, dokter spesialis anak mengatakan bahwa kedua anak ini juga menderita cerebral palsy yang mempengaruhi perkembangan anak sejak lahir. Cerebral palsy adalah penyakit yang menyebabkan gangguan pada gerakan dan koordinasi tubuh.
baca juga: Ribuan Aparat Amankan Pilkades Serentak di 247 Desa di Rembang
“Penyakit ini bukan bawaan, tapi dimulai dari tahap awal kehidupan yaitu sejak lahir. Selain itu mereka mengalami infeksi paru-paru. Lalu salah satunya menderita demam atau typus. Dan satunya lagi mengalami anemia devisiensi besi atau kurang darah sehingga kondisi ini perlu kita perbaiki," kata Mario. (OL-3)
Banyak yang salah kaprah! Dokter spesialis anak jelaskan perbedaan stunting dan stunted (pendek). Kenali penyebab gizi kronis vs faktor genetik di sini.
Sejak 2019, Faris terjun ke NTT untuk melakukan misi sosial dalam penanganan masalah kesehatan di daerah itu.
Pemanfaatan kacang hijau untuk mengatasi stunting dinilai sangat relevan karena aksesnya yang mudah, harga terjangkau, serta kandungan gizi yang tinggi.
Selain penurunan angka stunting, hasil evaluasi menunjukkan bahwa 64,28 persen balita peserta program mengalami perbaikan status gizi.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya pengendalian polusi udara yang dilakukan secara terukur, berbasis data, serta didukung kolaborasi antar daerah.
Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan tubuh terus dilakukan berbagai pihak.
Berdasarkan laporan Global Gender Gap 2025, posisi Indonesia naik tiga peringkat ke urutan 97 dunia dengan skor kesetaraan yang meningkat menjadi 69,2%.
Laporan Halodoc Q1 2026 mencatat lonjakan gangguan kecemasan dan masalah pencernaan selama Ramadan hingga Idul Fitri.
Jika ditemukan pasien dengan indikasi klinis yang mengarah pada gejala campak, petugas medis akan segera melakukan tindakan lanjutan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved