Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
ENAM anggota DPRD Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar), dari Partai NasDem siap berkontribusi berbagai ide dan gagasan guna membawa daerah itu ke arah lebih baik, lebih maju, dan lebih agamis.
"Kami di Partai NasDem tentu akan memperjuangkan berbagai keberpihakan kepada rakyat, prorakyat. Kebijakan di pemerintahan akan kami kawal dan akan kami prioritaskan program-program kerja nyata bagi masyarakat," kata salah satu anggota DPRD Kabupaten Cianjur dari Partai NasDem, Muhammad Abdul Aziz Saefudin, 29, kemarin.
Ia mengungkapkan, saat ini internal Partai NasDem tengah mengkaji dan mempelajari berbagai potensi pendapatan asli daerah (PAD) karena di kabupaten itu masih banyak potensi PAD yang masih bisa digali.
"Potensi yang bisa menjadi PAD di antaranya dari sektor pariwisata dan sumber daya alam. Ini yang sedang kami kaji dan pelajari bersama teman-teman dari anggota Partai NasDem," jelasnya.
Menurut Sekretaris DPD Partai NasDem Kabupaten Cianjur itu, PAD memegang peranan penting dalam menentukan maju dan mundurnya pembangunan di suatu daerah. Potensi PAD Kabupaten Cianjur dinilai sangat layak untuk terus didongkrak. Dengan terus tergalinya potensi PAD, pembangunan di Cianjur bisa terus berkembang.
"Kalau PAD besar, secara otomatis pembangunan akan berjalan pesat, misalnya di sektor infrastruktur. Bila PAD-nya besar, pembangunan akses jalan akan meningkat. Sebaliknya, kalau PAD-nya kecil, bagaimana bisa meningkatkan pembangunan infrastruktur," tuturnya.
Selain berupaya menggenjot perolehan PAD, para legislator Partai NasDem juga memiliki keberpihakan kepada kalangan generasi muda melalui program yang bakal mewadahi talenta mereka, di antaranya dengan menyalurkan minat dan bakat kalangan muda yang populasinya terbilang tinggi.
Enam kader Partai NasDem yang duduk di DPRD Cianjur ialah Asni Aprianti, Endi Cahyadi, Muhammad Abdul Aziz Saefudin, Esih Sukaesih Karo Karo, Teti Sri Hayati, dan Rustam Effendi.
Sementara itu, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem melakukan uji kelayakan dan kepatutan 39 calon pimpinan DPRD kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah (Sulteng) yang terpilih pada pemilihan legislatif April lalu. Sekretaris DPW NasDem Sulteng Muslimun menyebutkan uji kelayakan dan kepatutan calon pimpinan DPRD dilakukan untuk memastikan kapasitas dan kemampuan kader dalam memimpin kerja dewan sesuai fungsinya. (BB/Opn/N-1)
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
SEBANYAK 60 Posko Piket Lebaran 2026 yang tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Barat. Posko itu bisa dijadikan tempat beristirahat, minum atau menggunakan toilet selama mudik lebaran 2026.
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Langkah strategis ini bertujuan meminimalkan konflik agraria serta mencegah eskalasi bencana lingkungan di wilayah Jawa Barat.
Dedi menyatakan bahwa inventarisasi dan penetapan batas sempadan oleh Kementerian PU akan menjadi "senjata" bagi pemerintah daerah untuk melakukan penegakan hukum secara tegas.
Penanganan kasus terkait PJU Cianjur oleh Kejaksaan Negeri Cianjur dinilai sangat sarat kriminalisasi.
fluktuasi harga berbagai komoditas pangan dipengaruhi faktor pasokan dan permintaan.
Penanganan dinilai lebih menyerupai upaya kriminalisasi terhadap kesalahan administrasi daripada pembuktian tindak pidana murni.
Pencetakan SPPT merupakan kegiatan rutin tahunan yang nanti akan didistribusikan kepada para wajib pajak.
Pengelola PKBM harus berjuang mencetak SDM yang berdaya saing. Langkah itu sejalan dengan semangat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari sektor pendidikan.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved