Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BIROKRASI yang berbelit-belit dinilai sebagai faktor utama tidak maksimalnya pendapatan asli daerah (PAD) Provinsi Jawa Barat (Jabar). Padahal, dengan wilayah yang luas dan jumlah penduduk yang tinggi, potensi PAD daerah tersebut sangat banyak untuk bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat.
"Saya ingin memangkas birokrasi karena dari dulu sampai sekarang, masalah ini jadi penghambat PAD dan investor. Birokrasi memang terlalu berbelit-belit," kata anggota DPRD Jabar 2019-2024 termuda Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, 22. di Bandung, Selasa (20/8).
Pemuda yang masih menuntut ilmu di Fakultas Ilmu Politik Universitas Jenderal Ahmad Yani (Unjani) Bandung dan akrab disapa Rey itu kerap merasakan berbelit-belitnya birokrasi karena ia telah lama merintis usaha. Masalah itu terutama menyangkut perizinan.
Ia mencontohkan berbelit-belitnya birokrasi ketika memulai usaha di Kabupaten Subang yang merupakan daerah pemilihannya. Selain faktor birokrasi, hambatan lain yang dihadapi ialah banyak orang dalam lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang ingin ikut campur dalam bisnisnya.
"Terlalu banyak yang ikut campur tangan. Contohnya di Subang. Banyak LSM," katanya. Akibatnya, lanjut Rey, banyak investor yang mengurungkan niat usaha di wilayah itu sehingga potensi PAD pun hilang.
Selain memangkas birokrasi, khususnya perizinan, peningkatan PAD di Jabar bisa dilakukan dengan memaksimalkan sektor pariwisata. Ia meyakini provinsi ini memiliki banyak objek wisata yang bisa menyejahterakan masyarakat jika dikelola dengan baik.
Apalagi, tuturnya. wilayah Jabar memiliki panorama alam yang indah, di dataran rendah, pegunungan, dan laut.
Namun, pemanfaatan alam sebagai objek wisata hingga kini belum maksimal karena buruknya infrastruktur menuju lokasi. "Tidak mengherankan bila banyak warga yang tidak tahu, atau enggan untuk menuju lokasi wisata," katanya.
Atasi hambatan
Oleh karena itu, ujar Rey, pembangunan infrastruktur yang dapat mempermudah menjangkau lokasi wisata harus dilakukan. "Pembangunan infrastruktur mutlak dilakukan jika ingin memaksimalkan pariwisata untuk meraup PAD yang lebih tinggi. Saya juga mendukung upaya Pak Gubernur yang akan memaksimalkan objek wisata," katanya.
Sebagai legislator, ia segera berkoordinasi dengan pemerintah agar berbagai kendala yang dihadapi dalam upaya meningkatkan perolehan PAD bisa diatasi.
Anggota DPRD Brebes, Jawa Tengah, Nizwar Alvisyahrin, 26, menyatakan akan mengakomodasi kebutuhan kaum muda yang dinilai masih kurang di Kabupaten Brebes, antara lain sarana dan prasarana olahraga. "Saya akan memperjuangkan kepentingan yang terkait dengan anak-anak milenial," ucapnya Nizar.
Selain sarana olahraga, katanya, yang harus diperjuangkan bagi kaum muda ialah fasilitas berkesenian.
Sementara itu, anggota DPRD Banyuwangi, Jawa Timur, Fathan Nur Arifin, 24, menyatakan, setelah terpilih, ia akan fokus memperjuangkan hak-hak rakyat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Ia mengungkapkan, daerahnya, khususnya daerah pemilihan V, merupakan wilayah perkebunan.
Di wilayah itu hanya sedikit pemuda yang mengenyam pendidikan di tingkat perguruan tinggi. Untuk meningkatkan kualitas mereka, ujarnya, dalam waktu dekat ia akan membentuk kelompok-kelompok pelatihan pemuda. (UA/JI/AD/N-1)
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Langkah strategis ini bertujuan meminimalkan konflik agraria serta mencegah eskalasi bencana lingkungan di wilayah Jawa Barat.
Dedi menyatakan bahwa inventarisasi dan penetapan batas sempadan oleh Kementerian PU akan menjadi "senjata" bagi pemerintah daerah untuk melakukan penegakan hukum secara tegas.
Faris menyatakan pesimisme terhadap upaya islah yang telah dilakukan.
Tepung kemasan bermerek membuat produk disukai pembeli dari berbagai wilayah
Pengalaman para relawan di lapangan kebencanaan menunjukkan bahwa penanganan bencana banjir Sumatra kali ini kembali memperlihatkan satu masalah mendasar.
Di tengah turbulensi sosial, geopolitik, dan perkembangan teknologi, institusi publik perlu memperbarui pendekatan tata kelola.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh menegaskan reformasi birokrasi harus menghadirkan perubahan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
PAKAR manajemen dan ekonom senior Prof. Rhenald Kasali menegaskan kepemimpinan yang tegas menjadi faktor krusial dalam menyelesaikan kompleksitas perizinan investasi di Indonesia.
PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membongkar praktik mafia di tubuh pemerintahan yang selama ini memanfaatkan sistem birokrasi untuk kepentingan pribadi.
ARAH pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai semakin tak jelas dan tampak serampangan. Penambahan kursi wakil menteri (wamen) di Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved