Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
TIM Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) Jambi berkeliling keluar masuk kampung untuk merangkul dan mengajak masyarakat supaya tidak membakar lahan, khususnya pada saat musim kemarau. Kegiatan yang gencar dilakukan pasca Apel Siaga Darurat Karhutla di Makorem 042 Garuda Putih Jambi sejak (8/8), difokuskan di delapan wilayah kabupaten yang dipetakan rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan. Kedelapan kabupaten tersebut yakni Kabupaten Muarojambi, Batanghari, Tanjungjabung Timur, Tanjungjabung Barat, Tebo, Sarolangun, Bungo dan Kabupaten Merangin.
Menurut Gubernur Jambi Fachrori Umar, Tim Satgas Karhutla yang dia kukuhkan semenjak 23 Juli 2019 lalu itu, selain melakukan patroli pengawasan dan pemadaman, dibebankan tugas melakukan pencegahan. Salah satu langkah yang diyakini efektif, kata Fachrori adalah menyebar Tim Satgas ke 151 desa dan kelurahan rawan terbakar, dan merangkul warga
setempat untuk ikut berperan mencegah.
Seperti dilakukan Tim Satgas di Kecamatan Pemenang, Kabupaten Merangin beberapa hari ini. Kapolsek Pamenang AKP Niko, Danpos Koramil 420-09/Bangko Peltu Gino Raharjo beserta sejumlah anggota didampingi sejumlah satuan polisi pamong praja kecamatan setempat, berkeliling mengimbau warga Desa Kroya, Desa Jelatang dan Desa Blengo untuk tidak membakar lahan saat membuka usaha pertanian saat kemarau ini.
Begitu juga di Kabupaten Sarolangun. Selain melalui Tim Satgas Karhutla, Bupati Sarolangun Cek Endra memerintah pemangku kepala desa dan kecamatan di Sarolangun, untuk turun aktif mengawasi wilayah kerja mereka, dan mencegah warganya tidak membakar lahan dan membantu Tim Satgas dalam penanganan kebakaran yang terjadi.
"Saya sudah instruksikan kepada camat dan kepala desa menjaga wilayah mereka dan mencegah warga membakar lahan. Jika ada kebakaran, mereka diminta membantu melakukan penanganan bersama TNI dan Polri, sehingga kebakaran tidak meluas," ujar Cek Endra, Senin (12/8).
Sementara itu, dalam pencegahan dan upaya pemadaman lahan gambut, Tim Satgas Karhutla di Kabupaten Muarojambi, mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan perkebunan.
baca juga: Kebakaran Hutan di Cikole Diduga Puntung Rokok
Menurut Kepala BPBD Muarojambi Muhammad Zakir, selain menjaga areal konsesi masing-masing, sebagian personel dan peralatan pemadam kebakaran perusahaan ikut menolong pemadaman total kebakaran lahan gambut di Desa Sipin Teluk Duren, Kecamatan Kumpehulu.
"Kepedulian pihak perusahaan perkebunan terhadap ancaman kebakaran lahan tahun ini semakin meningkat," kata Zakir. (OL-3)
SEBANYAK 76 titik panas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terpantau satelit berada di Kabupaten Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Riau sejak 24 hingga 31 Agustus 2025.
Sebagai negara dengan area hutan yang didominasi oleh lahan gambut, komitmen pemerintah dalam melakukan upaya pencegahan dan mitigasi karhutla dinilai masih harus terus ditingkatkan.
Berdasarkan informasi, bibit kelapa sawit yang ditanami telah mencapai seluas 1 hektare (ha) di lokasi karhutla yang menghanguskan sekitar 50 ha lahan gambut.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Jambi selama 10 hari, sejak 10 hingga 19 Agustus 2025.
BNPB mencatat luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di enam provinsi prioritas tahun ini relatif kecil, hanya sekitar 3.000 hektare
KEMARAU panjang semakin berlanjut menyelimuti kawasan Provinsi Aceh.
Masyarakat NTT diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi angin kencang yang bersifat kering. Angin kencang ini berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi saat wilayah yang mudah terbakar meluas, kami mohon bantuan, dukungan yang berada di Provinsi Riau benar-benar menjaga jangan sampai lahan itu terbakar,"
MUSIM kemarau menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Krisis air bersih terjadi di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu, yang terdampak
TIGA daerah di Jawa Timur dalam status siaga darurat kekeringan akibat kemarau yang mulai melanda.
Di beberapa titik seperti Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, kondisi kering telah berlangsung lebih dari lima bulan.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved