Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mencabut peringatan dini tsunami yang disebabkan oleh gempa bumi berkekuatan 7,4 magnitudo yang terjadi pada 19:03, pada Jumat (2/8) di Sumur, Provinsi Banten. Peringatan dini tsunami dinyatakan berakhir pada pukul 21:39 WIB.
"Peringatan dini tsunami dicabut," kata Kepala Biro Hubungan Masyrakat BMKG Akhmad Taufan Maulana seperti dikutip dari keterangan resmi yang diterima Media Indonesia pada Jumat (2/8).
Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Pusat Gempabumi BMKG Rahmat Triyono mengatakan hasil analisis menunjukkan gempa tersebut memiliki kekuatan M=7,4. Episenter terletak pada koordinat 7.54 LS dan 104.58 BT tepatnya di laut pada kedalaman 10 km.
Adapun wilayah yang sempat berstatus ancaman siaga tsunami antara lain Pandeglang Bagian Selatan dengan ketinggian gelombang maksimal 3,0 meter, Pandeglang Pulau Panaitan dengan status ancaman siaga ketinggian maksimal 3,0 meter, Lampung-Barat Pesisir-Selatan dengan status ancaman siaga dengan ketinggian maksimal 3,0 meter, Pandeglang Bagian Utara dengan status ancaman waspada dengan ketinggian gelombang maksimal 0,5 meter, dan Lebak dengan status ancaman waspada dengan ketinggian gelombang maksimal 0,5 meter.
Pelaksana Harian Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo menuturkan saat gempa terjadi, pantauan pusdalops BNPB mencatat gempa terasa kuat di Kabupaten Pandeglang selama 5-10 detik.
"Masyarakat dilaporkan panik dan keluar rumah. Kabupaten ini berjarak 85 km dari sumber gempa," ucapnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, imbuhnya, telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten/Kota di sekitarnya. Sementara itu, BPBD Lampung Selatan melaporkan guncangan terasa 1-5 detik. Tim reaksi cepat pun memantau air laut dan mengimbau masyarakat tetap waspada.
Gempa tersebut dirasakan kuat di sejumlah wilayah seperti Pandenglang, Lebak, Lampung Selatan, Bengkulu, Sukabumi-Jawa, Depok, hingga Jakarta.
"Guncangan dari gempa tersebut membuat warga berhamburan keluar rumah dan gedung bertingkat," tukasnya. (X-12)
Menurut BMKG, gempa Sukabumi itu berada di 7.62 LS dan 106.41 BT, 71 kilometer dari barat daya Kabupaten Sukabumi, atau tepatnya ada di 26 kilometer laut.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah 94 kilometer tenggara Kabupaten Simeulue pada Senin, 3 Maret 2026, pukul 11.56.45 WIB.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah barat laut Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku, pada Selasa pukul 00.40 WIB.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat.
Ilmuwan Kyoto University temukan mekanisme unik bagaimana aktivitas matahari memengaruhi kerak bumi melalui ionosfer. Mungkinkah badai matahari memicu gempa?
Gempa bumi tektonik yang terjadi pada Senin dini hari pukul 01.57.46 WITA di wilayah utara Sabah, Malaysia, dipastikan tidak berpotensi tsunami bagi Kalimantan Utara.
Potensi cuaca ekstrem hari ini di antaranya di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, serta Kabupaten Bolaang
BMKG Balikpapan merilis peringatan dini cuaca ekstrem di Kaltim. Potensi hujan lebat, banjir, dan longsor mengintai Balikpapan hingga Berau pada 9-11 Maret 2026.
BMKG memprediksi musim kemarau di NTB mulai April 2026 akan lebih kering dari biasanya. Simak wilayah terdampak dan imbauan resminya di sini.
Pada pagi cuaca berawan, namun memasuki siang, sore hingga awal malam hujan ringan-sedang berpeluang mengguyur daerah di Jawa Tengah secara merata.
Saat ini, kondisi cuaca Indonesia dipengaruhi oleh dua sistem bibit siklon yang terpantau di wilayah utara dan selatan.
Wilayah Batam yang merupakan daerah kepulauan dengan mobilitas laut yang tinggi membuat kondisi cuaca menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved