Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
LIMA perusahaan perkebunan dan kehutanan di Riau mendapatkan surat teguran dari satgas siaga darurat terkait temuan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar areal konsesi mereka.
Kelima perusahaan yaitu PT Priatama Rupat (Surya Dumai Grup), PT Jatim Jaya Perkasa (JJP) Teluk Bano II, PT Wahana Sawit Subur Indah (WSSI) Koto Gasib Siak, PT Seraya Sumber Lestari (SSL) Koto Gasib Siak, dan PT Langgam Inti Hibrindo (LIH) Langgam Pelalawan dianggap abai dalam mengantisipasi karhutla di sekitar konsesi perusahaan.
"Kami menemukan kebakaran hutan dan lahan di bawah radius 5 kilometer batas areal perusahaan. Sebab, sesuai aturan dua kilometer dari konsesi masih menjadi tanggungjawab perusahaan untuk memadamkannya," ungkap Kepala Satgas Udara Siaga Darurat Karhutla Riau, Kolonel Penerbang Jajang Setiawan usai rapat satgas di Posko Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Senin (29/7).
Dijelaskan Jajang yang juga menjabat Kadisops Lanud Roesmin Nurjadin, temuan itu telah disampaikan dalam bentuk surat resmi kepada semua pihak terkait yakni lima perusahaan dengan tembusan Komandan Satgas yakni Gubernur Riau Syamsuar, satgas Gakkum Polda Riau, BNPB, dan instansi terkait lainnya.
Pihaknya juga meminta Gubernur Riau Syamsuar selaku Komandan Satgas Siaga Darurat Karhutla untuk memberikan peringatan kepada lima perusahaan tersebut.
Baca juga: Kerap Pukul Siswa, Guru di Bandar Lampung Dilaporkan
Terkait penegakan hukum terhadap dugaan Karhutla di dalam areal konsesi perusahaan, satgas udara menyerahkan sepenuhnya kepada Satgas Gakkum untuk menindaklanjutinya.
Sementara tim pemadam satgas siaga darurat Karhutla masih melakukan upaya pemadaman di lokasi kebakaran lahan di Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, Riau. Kebakaran lahan didekat kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) dan areal perusahaan telah menghangus sekitar 20 hektare di Desa Penarikan dan 15 hektare di Kelurahan Langgam.
Selain itu, upaya pemadaman di Kabupaten Siak seluas 30 hektare terjadi di Desa Sri Gemilang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak masih berlangsung.
Kebakaran menghanguskan sebagian lahan PT Wahana Sawit Subur Indah (WSSI) yang bertekstur tanah gambut dengan pepohonan kelapa sawit dan semak belukar.
Tiga perusahaan dari lima perusahaan yang mendapat teguran satgas yaitu PT WSSI, PT LIH, dan PT JJP pada 2016 silam tercatat sudah pernah ditetapkan sebagai tersangka kasus Karhutla Riau. (OL-1)
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bersama aparat terkait dan masyarakat berhasil mengamankan seekor anak Harimau Sumatra (Panthera Tigris Sumatrae).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
Dari sekitar 1.100 ekor di seluruh Sumatra, diperkirakan hanya tersisa 216 ekor di Riau.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Riau yang diprediksi berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, Jumat (6/3).
KEBAKARAN hutan dan lahan atau karhutla mulai mengintai di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Di Kecamatan Cireunghas, dilaporkan terjadi kebakaran hutan di lahan sekitar 2.000 meter persegi.
Awal 2026 yang seharusnya berada dalam periode musim hujan justru ditandai dengan lonjakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terutama di ekosistem gambut.
BMKG Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan signifikan titik panas di Provinsi Riau. Hingga Kamis pukul 07.00 WIB, jumlah hotspot tercatat mencapai 160 titik
Patroli pencegahan telah mulai digencarkan, khususnya di Provinsi Riau, untuk mengantisipasi peningkatan kerawanan karhutla.
Peneliti mengungkap hutan Arktik hancur hanya dalam 300 tahun pada masa pemanasan global purba. Temuan ini jadi peringatan bagi krisis iklim modern.
Gelombang panas ekstrem melanda tenggara Australia. Enam kebakaran besar berkobar di Victoria, suhu tembus 48,9 derajat Celcius.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved