Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Sistem Zonasi Ada Sekolah Kekurangan Murid

Kristiadi
15/7/2019 15:15
Sistem Zonasi Ada Sekolah Kekurangan Murid
Kepala SMP Negeri 18 Kota Tasikmalaya, Jaenal Mutakin menunjukkan ruang kelas yang tidak ada murid akibat sistem zonasi, Senin (15/7).(MI/Kristiadi )

SISTEM zonasi di Kota Tasikmalaya selama ini dianggap paling buruk, sehingga ada sekolah kekurangan murid. Seperti di SMP Negeri 18, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya kekurangan murid. Sistem zonasi yang diberlakukan menyebabkan empat kelas di SMPN 18 kosong dan delapan guru tidak mendapatkan tunjangan profesi.

"Untuk sistem zonasi yang diberlakukan tahun ini telah berdampak kepada kurangnya siswa baru masuk SMP Negeri 18. Empat ruang kelas kosong karena tidak ada yang mendaftar. Akan tetapi, sistem tersebut juga mengancam para guru untuk mata pelajaran Matematika, IPA, IPS, Bahasa Inggris dan Bahasa Sunda tidak dapat tunjangan profesi guru," kata, Kepala SMP Negeri 18, Jaenal Mutakin, Senin (15/7).

Alasannya guru-guru tersebut tidak bisa memenuhi pelajaran selama 24 jam di dalam kelas. Jaenal menambahkan banyak orangtua murid memaksakan anak-anaknya masuk ke sekolah favorit, sehingga berimbas pada sekolah lainnya tidak punya siswa.

"Kami telah menargetkan 11 ruang kelas bagi penerima peserta didik baru (PPDB) tapi yang terisi sekarang ini hanya 6 ruang kelas."

baca juga: Kembangkan Wisata Jatiluhur Dengan Stand Up Paddle

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 11 Eem Sulaeman mengatakan, kurangnya murid di sekolahnya telah menyebabkan satu ruang kelas kosong. Untuk menyiasati, murid-murid dibagi merata sehingga tidak ada kelas kosong.

"Animo ke sekolah swasta sekarang ini paling tinggi dibanding SMP Negeri, karena mereka juga terbentuk aturan sistem zonasi. Tetapi ada sebagian orang tua yang memaksakan dirinya supaya mereka masuk sekolah unggulan," ujar Eem. (OL-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya