Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras menyebabkan bencana longsor di Kota Cimahi. Dua orang anak meninggal akibat tertimbun material tanah yang berasal dari tebing di belakang rumah.
Identitas korban adalah Irma, 15, dan Kekey, 8 bulan, warga Jalan Gombong Ciawitali RT 04 RW 19 Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara. Peristiwa nahas ini terjadi pada Jumat (26/4) sekitar jam 19.40 WIB.
Yono dan tujuh anggota keluarganya tertimbun longsor setinggi 30 meter dan panjang 45 meter. Seluruh korban dibawa ke RSUD Cibabat dan RS Dustira Cimahi untuk mendapat penanganan medis. Namun karena luka yang dialami sangat parah, Irna dan Kekey akhirnya meninggal dunia.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Nanang mengungkapkan, penyebab longsor diduga karena kontur tanah yang tidak stabil, ditambah curah hujan dengan intensitas tinggi selama kurang lebih 1,5 jam.
"Posisi rumah korban tepat berada di bawah tebing sehingga longsor tepat menimpa rumahnya," katanya, Sabtu (27/4).
Selain kediaman Yono, longsor juga menerjang tiga unit rumah di sebelahnya yakni milik Usuf, Dadang dan Herman. Korban terdampak diungsikan sementara ke rumah kerabat serta musala.
"Untuk para korban terdampak sudah disalurkan bantuan logistik seperti selimut, matras dan makanan siap saji," bebernya.
Baca juga: Longsor di Banjar, Dua Orang Tewas
BPBD menurunkan dua tim gabungan untuk mengevakuasi para korban longsor dan membersihkan puing rumah. Selain longsor, hujan deras juga sempat merendam sejumlah ruas jalan raya setinggi 50 centimeter sehingga membuat lalu lintas di Cimahi mengalami kemacetan parah.
Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan ekstrem dalam beberapa hari ke depan atau hingga sekitar tanggal 2 Mei 2019.
BMKG menyebutkan, saat ini wilayah Indonesia terdapat aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) pada fase basah yang diprediksi cukup signifikan terjadi dalam periode satu minggu ke depan.
Kondisi tersebut dapat menyebabkan peningkatan suplai massa udara basah di sebagian besar wilayah Indonesia.
Pusaran angin teridentifikasi terbentuk di sekitar Laut Sulawesi, Selat Makassar, Kalimantan Barat dan Laut Cina Selatan, Utara Kalimantan yang dapat menyebabkan terbentuknya daerah perlambatan dan pertemuan angin di sekitar wilayah Indonesia bagian barat dan tengah.
"Kondisi tersebut diprakirakan dapat menyebabkan terjadinya potensi hujan lebat dalam periode akhir April hingga awal Mei 2019," ungkap Kepala BMKG Bandung, Tony Agus Wijaya. (A-5)
INTENSITAS bencana tanah longsor akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi di Kota Depok, Jawa Barat per Februari 2026 meningkat.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Bencana longsor dan banjir melanda Minas Gerais, Brasil. 30 orang tewas dan 39 lainnya masih hilang di bawah puing-puing bangunan.
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Tasikmalaya menyebabkan tebing setinggi sekitar 30 meter longsor.
Sebanyak 35 rumah rusak berat serta tertimbun akibat tanah longsor yang terjadi pada November 2025.
BENCANA longsor yang melanda Desa Sibio-bio, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, pada 25 November sekitar pukul 11.00 WIB menyisakan duka mendala.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
SEBANYAK 60 Posko Piket Lebaran 2026 yang tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Barat. Posko itu bisa dijadikan tempat beristirahat, minum atau menggunakan toilet selama mudik lebaran 2026.
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Langkah strategis ini bertujuan meminimalkan konflik agraria serta mencegah eskalasi bencana lingkungan di wilayah Jawa Barat.
Dedi menyatakan bahwa inventarisasi dan penetapan batas sempadan oleh Kementerian PU akan menjadi "senjata" bagi pemerintah daerah untuk melakukan penegakan hukum secara tegas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved