Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEPULUH hari jelang pelaksanaan Pemilu serentak 2019, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh kembali menyatakan tekadnya untuk memenangkan Pasangan Calon Presiden Nomor Urut 01 Joko Widodo (Jokowi)- Ma'ruf Amin.
Hal tersebut diungkapkan oleh Surya dalam acara kampanye pemenangan Jokowi-Ma'ruf yang diinisiasi oleh Pengurus DPD NasDem Karangasem di Stadion Gunung Agung, Kabupaten Karangasem, Bali, Minggu (7/4).
"Kita di Provinsi Bali dan seluruh saudara-saudara kita di daerah lain sepakat untuk mencalonkan dan memenanglan kembali Jokowi," ujar Surya.
Kehadiran Surya di Kabupaten paling timur Pulau Bali tersebut disambut oleh 500 penari pendet. Surya didampingi oleh segenap jajaran fungsionaris pengurus NasDem antara lain Ketua DPP NasDem Willy Aditya, Ketua DPW NasDem Bali Ida Bagus Oka Gunastawa, Ketua DPD NasDem Karangasem yang juga Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri, serta Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) Siti Nurbaya.
Dalam kesempatan tersebut, Surya menuturkan bangsa Indonesia khususnya NasDem wajib berterimakasih kepada Jokowi. Dirinya menuturkan bahwa pemerintahan Jokowi telah mampu membawa Indonesia pada jalur arah perubahan kemajuan yang lebih baik.
"Kita berterimakasih kepada Jokowi atas kebijakan-kebijakan yang telah dihasilkan hingga kita dapat merasakan perubahan yang kita nikmati," pungkasnya.
Surya menegaskan, Jokowi perlu kembali diberikan kesempatan untuk melanjutkan kepemimpinannya di Indonesia. Masih ada tugas serta program-program kebijakan pembangunan nasional yang harus dilanjutkan oleh Pemerintahan Jokowi. Surya pun optimis Bali mampu memenangkan Jokowi dengan presentase perolehan suara di atas 80%.
"Kita bertekad memberikan kesempatan pada dirinya untuk kembali memimpin bangsa ini, saya optimis Bali mampu memenangkan Jokowi-Ma'ruf hingga 90%. Ada keterikatan emosi dan pikiran publik," paparnya.
Baca juga: Kampanye Prabowo Diklaim Terbesar, Ma'ruf: Tunggu 13 April
Dalam kesempatan yang sama Ketua DPW NasDem Bali Ida Bagus Oka Gunastawa memimpin langsung pembacaan ikrar pemenangan Jokowi-Amin. Menurutnya kemenangan Jokowi-Amin sangat penting bagi penerinaan keberagaman di Indonesia.
"Pilpres kali ini berbeda dengan sebelumnya karena ada kelompok dan pihak-pihak yang membonceng untuk merubah ideologi Pancasila," papar Oka.
Turut berorasi, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) yang juga kader NasDem Siti Nurbaya Bakar mengajak semua pihak untuk memilih NasDem dan Jokowi. Berdasarkan pengalamannya sebagai seorang birokrat selama 40 tahun, Siti menyebut bahwa hanya Jokowi yang memiliki kepedulian tulus untuk memajukan Indonesia.
"Dengan memilih Jokowi artinya kita percaya Jokowi mampu mengurus dan membela rakyat. 17 April nanti ayo pilih NasDem untuk partai, dan pilih Jokowi untuk presiden," ajak Siti.
Acara kampanye ikrar pemenangan Jokowi oleh NasDem ditutup dengan simulasi pencoblosan capres nomor urut 01 oleh Surya Paloh pada surat suara berukuran baliho. Tepuk tangan peserta kampanye terdengar saat Surya mencoblos gambar Jokowi-Amin dengan bambu sebagai alat coblos.
"Kita berharap dengan segala upaya dan usaha kerja politik yang sudah lama kita lakukan tidaklah salah kalau kita katakan NasDem akan memperoleh hasil yang bisa membesarkan hati kita pada Pemilu serentak 17 April mendatang," tutur Surya.
Dari 1 daerah pemilihan (dapil) yang ada di Provinsi Bali, NasDem menargetkan meraih minimal 1 kursi DPR-RI dari 11 alokasi yang ada. (OL-1)
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Bisa jadi kata cemooh berasal dari kata ini; atau setidaknya memiliki nalar dan rasa yang sebangun.
Kegiatan ini menandai dimulainya Safari Ramadan Partai NasDem sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi dan silaturahmi kader dengan masyarakat.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Surya Paloh menekankan pentingnya menjaga dan memperkuat silaturahmi bagu seluruh elemen bangsa. Hal tersebut disampaikannya dalam acara Buka Puasa Bersama Partai NasDem
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa mengungkapkan alasan Ahmad Sahroni kembali menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved