Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
PASCABANJIR bandang yang merendam puluhan rumah di Kampung Babakan Kondang, Gayonggong, Cibanjaran, Kikisik, Gunung Balong, dan Kikisik Wetan, Desa Sinagar, Desa Linggajati, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya mengakibatkan ratusan siswa pelajar terpaksa diliburkan dan masyarakat lainnya membersihkan lumpur.
"Hujan deras yang terjadi sejak sore sampai malam hari mengakibatkan Sungai Cibanjaran meluap dan mengenangi 35 rumah penduduk berada di Enam Kampung dan dua Desa. Bahkan tembok pembatas Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) roboh. Kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa meski 10 rumah dalam kondisi rusak ringan," kata, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Tasikmalaya, Ria Supriana, Kamis (28/3).
Ria mengatakan hujan deras yang telah terjadi di Kecamatan Sukaratu tersebut menyebabkan genangan air, hingga tanggul penahan Sungai Cibanjaran sepanjang 3 meter jebol. Jebolnya tanggul berdampak pada puluhan rumah yang berada di tiga Kampung dan dua Desa. Banjir luapan Sungai tersebut, membawa material lumpur hingga sampah plastik.
"Banjir yang terjadi disebabkan luapan Sungai Cibanjaran seharusnya aliran sungai mengalir ke arah kanan namun tersendat banyaknya sampah plastik hingga meluap ke arah kiri ke wilayah pemukiman masyarakat di antaranya 10 rumah mengalami rusak," tutur Ria Supriana.
Selain meluapnya Sungai Cibanjaran yang membuat tanggul penahan jebol, kata Ria, terjadi juga pendangkalan berada di sepanjang aliran sungai disebabkan adanya penggalian pasir Galian C berada di wilayah Sukaratu.
Baca juga: Daerah Waspadai Banjir
Menurutnya, banjir yang terjadi itu berdampak pada kerusakan rumah hingga dua bangunan sekolah yakni SD Gunungsari 2 dan SMP Gunung Balong. Sampai sekarang ini air luapan Sungai Cibanjaran belum surut dan sekolah terpaksa diliburkan. Pasalnya, kondisi ruangan kelas sekolah banyak lumpur dan sekarang para petugas berupaya secara bergotong-royong membersihkan lokasi itu.
"Untuk benteng SD Gunungsari 2 mengalami roboh karena tidak kuat menahan beban air yang sangat deras. Kondisi, pada malam hari ketinggian air mencapai 50 centimeter sampai 1,5 meter tetapi sekarang ini air telah surut kembali dan jika hujan turun dipastikan luapan air di Sungai Cibanjaran akan meluap kembali," papar Ria.
Sementara, Kepala Sekolah Dasar Gunungsari 2, Ai Nendah mengatakan hujan deras yang telah terjadi sejak kemarin sore hingga malam telah mengakibatkan 7 ruang tergenang banjir termasuk ruang guru dan perpustakaan. Untuk sekarang ini, semua kursi dan meja terpaksa harus dikeluarkan karena lantai ruang sekolah digenangi lumpur. Menurutnya banjir juga membuat ratusan buku basah.
"Kami terpaksa harus meliburkan siswa untuk belajar di rumahnya masing-masing, karena bangunan sekolah tidak bisa digunakan dalam kegiatan belajar mengajar. Kondisi air dan lumpur masih menggenang seluruh kelas dan kejadian malam ketinggian air juga telah mencapai 50 cm sampai 1,5 meter termasuk banyak kolam dan areal pertanian milik warga rusak," tuturnya. (OL-3)
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Langkah strategis ini bertujuan meminimalkan konflik agraria serta mencegah eskalasi bencana lingkungan di wilayah Jawa Barat.
Dedi menyatakan bahwa inventarisasi dan penetapan batas sempadan oleh Kementerian PU akan menjadi "senjata" bagi pemerintah daerah untuk melakukan penegakan hukum secara tegas.
Faris menyatakan pesimisme terhadap upaya islah yang telah dilakukan.
Tepung kemasan bermerek membuat produk disukai pembeli dari berbagai wilayah
Kondisi di bawah jembatan layang tersebut jauh dari kata layak. Warga tidur berjejer beralas tikar dan terpal seadanya.
Memasuki puncak musim penghujan ini, Dinkes Kabupaten Bekasi terus mengingatkan masyarakat agar menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Salah satu perumahan yang terendam banjir ialah Perumahan RN 1 di RW 02 dan RW 11 Kelurahan Margadadi, Kecamatan/Kabupaten Indramayu.
Baznas melalui Baznas Tanggap Bencana (BTB) bergerak cepat melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir di sejumlah wilayah di Kota Tangerang dan Kabupaten Karawang.
NASIB memprihatinkan melanda ratusan pengungsi banjir di Pamanukan, Subang, Jawa Barat, yang terpaksa harus mengungsi di kolong jembatan layang (flyover) tanpa alas tidur yang memadai.
Pemkab Banjar tetap menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung desa-desa yang masih membuka dapur umum secara mandiri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved