Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Presiden, Joko Widodo, mengakui tidaklah mudah dalam memimpin pemerintahan di negara sebesar Indonesia. Jumlah penduduk yang banyak serta kompleksnya persoalan yang dihadapi memerlukan kepiawaian yang luar biasa bagi siapapun pemimpinnya.
Sebagai contoh, menurutnya jumlah penduduk Indonesia saat ini mencapai 269 juta. Hal ini menjadi salah satu faktor tidak mudahnya pengelolaan negara kepulauan ini.
"Mengelola negara sebesar Indonesia ini tidak mudah, tidak gampang," kata Joko Widodo saat menghadiri deklarasi dukungan dari alumni perguruan tinggi dan SMA se-Jawa Barat, di Monumen Perjuangan, Bandung, Minggu (10/3).
Acara ini dihadiri sekitar 20 ribu massa dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Dia pun menyadari latar belakang masyarakat yang beragam turut menambah dinamika dalam pengelolaan negara. Banyaknya daerah otonomi dengan masyarakat yang beragam menjadi ciri khas Indonesia.
"Jangan dipikir mudah, jangan dipikir gampang menguasai masalah masalah. Setiap provinsi-provinsi, kabupaten/kota, memang berbeda-beda. Beda suku, agama, adat, tradisi, bahasa daerah," katanya.
Baca juga: Jokowi Ajak Masyarakat Perangi Hoaks dan Fitnah
Oleh karena itu, menurutnya pengelolaan negara jangan diberikan kepada orang yang belum berpengalaman.
"Negara sebesar ini mengelolanya tidak mudah, tidak gampang. Jadi jangan diberikan kepada yang belum berpengalaman," katanya.
Dengan demikian, Joko Widodo menilai Indonesia harus dipimpin oleh sosok yang berpengalaman di pemerintahan agar mampu menjalankan tugas dengan baik.
Dengan memiliki pengalaman dua periode menjabat wali kota Surakarta serta gubernur DKI Jakarta, kandidat nomor 01 ini menjadi calon yang memiliki pengalaman lengkap di pemerintahan.
"Saya sangat beruntung diberikan pengalaman, dimudahkan Allah memiliki pengalaman. Mulai dari sebagai wali kota dua periode dan gubernur dan sekarang sebagai presiden," katanya seraya menyebut berbagai pengalaman ini memberinya dorongan dan motivasi untuk memudahkan pengelolaan negara yang dijalankannya. (OL-3)
de Braga by ARTOTEL menghadirkan program buka puasa “A Wishful Ramadan” dengan konsep all you can eat menu Nusantara di suasana heritage Jalan Braga, Bandung.
Program Bazar Murah dijadwalkan berlangsung mulai 2 hingga 6 Maret 2026 dan menyasar 15 kecamatan di Kota Bandung.
Kunjungan ini menjadi upaya memperkuat gerakan pilah sampah dari rumah sekaligus mendorong replikasi pengelolaan berbasis komunitas di tingkat RW.
Pemkot Bandung berencana menyiapkan program pembinaan khusus, termasuk dukungan teknis dalam pengelolaan sampah dan air limbah secara mandiri.
Sebagai langkah perbaikan, Perhutani bersama pengelola legal mulai memperbaiki infrastruktur yang rusak secara bertahap.
Dalam rangka merayakan Hari Kasih Sayang, Cadbury berkolaborasi dengan Prisma Group menghadirkan activation terintegrasi melalui METALED Djakarta Theater dan Videotron Braga.
KPK menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka suap terkait buronan Harun Masiku. Hasto disebut aktif mengupayakan Harun memenangkan kursi anggota DPR pada Pemilu 2019.
Bagi Mahfud, batalnya memakai kemeja putih tersebut lima tahun lalu menyimpan pesan tersendiri.
KPID Sulawesi Selatan mengaku belum bisa menindak caleg dan parpol yang mulai mencuri start pada Pemilu 2024.
PENDUKUNG Joko Widodo pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 kini berbalik mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto jelang Pilpres 2024.
Beberapa upaya dari KPU untuk mencegah terjadinya kembali korban jiwa dari petugas KPPS.
"Mas Ganjar kan enggak nyapres, enggak nyapres beliau," kata Immanuel di Jakarta, Minggu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved