Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
MASIFNYA gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, cukup efektif menangkal penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).
Hingga saat ini Dinas Kesehatan setempat mengklaim belum mendapat laporan jumlah penambahan kasus DBD.
"Sampai hari ini belum (ada laporan). Untuk penanganannya tetap kami prioritaskan PSN. Kalau fogging itu sifatnya kasuistik," terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Tresna Gumilar, Kamis (21/2).
Penyebaran DBD di Kabupaten Cianjur kurun 2 bulan terakhir tercatat sebanyak 90 kasus. Dua orang yang terjangkit DBD masing-masing warga Desa Sukamahi Kecamatan Sukaresmi dan Kelurahan Sayang Kecamatan Cianjur meninggal dunia.
"Kami terus menyosialisasikan gerakan PSN kepada masyarakat. Caranya dengan melakukan kegiatan 3M plus yakni menutup, menguras, dan mengubur ditambah PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat). Itu merupakan bagian dari upaya-upaya pencegahan," bebernya.
Baca juga: DBD Berulang karena Masyarakat tak Rutin Melakukan PSN
Karakteristik tempat penyebaran DBD rata-rata berada di wilayah perkotaan yang padat penduduk. Bahkan, kata Tresna, sekarang nyamuk Aedes Aegipty sudah mulai berkembang biak di daerah-daerah bersuhu dingin.
"Wilayah endemik rata-rata di perkotaan. Malah sekarang mulai terpantau berkembang biak di daerah-daerah dingin, seperti di Kecamatan Sukaresmi," tutur Tresna.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Cianjur, Neneng Efa Fatimah, menambahkan berbagai upaya sudah dilakukan Dinkes Kabupaten Cianjur menangkal makin merebaknya wabah DBD. Di antaranya menyebarkan surat ke semua puskesmas agar lebih memerhatikan upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan melaksanakan 3M plus.
"Di setiap rumah juga biasakan menebar abate dengan menaburkannya ke bak-bak air," tuturnya.
Upaya lain menangkal berkembangbiaknya jentik bisa dilakukan dengan menanam tanaman pencegah nyamuk. Misalnya tanaman pohon salam.
"Ada lima jenis tanaman yang bisa mencegah datangnya nyamuk. Itu bisa dimanfaatkan," tandasnya. (OL-3)
SEPANJANG periode Januari hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 44 warga di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, positif terserang Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kemitraan ini bertujuan untuk memperkuat pencegahan, kesiapsiagaan, dan ketahanan masyarakat terhadap bahaya demam berdarah melalui aksi nyata berbasis komunitas.
Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Tasikmalaya petugas kesehatan dan beberapa puskesmas harus terlibat menggerakan masyarakat supaya lingkungan bersih.
Kementerian Kesehatan menerapkan teknologi Wolbachia untuk menekan penyebaran demam berdarah dengue (DBD).
Data menunjukkan bahwa kelompok umur 15-44 tahun menyumbang 42% dari total kasus dengue, sementara 41% kematian justru ditemukan pada anak-anak usia 5-14 tahun.
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Dishub Jawa Barat pasang 14.000 lampu jalan dengan teknologi LCU jelang mudik Lebaran 2026. Tim URC siap pantau APJ untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
SEBANYAK 60 Posko Piket Lebaran 2026 yang tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Barat. Posko itu bisa dijadikan tempat beristirahat, minum atau menggunakan toilet selama mudik lebaran 2026.
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved