Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Penambang Intan Tewas Tertimbun Longsor

Denny Susanto
22/1/2019 11:25
Penambang Intan Tewas Tertimbun Longsor
(ANTARA)

LONGSOR terjadi di lokasi penambangan intan tradisional (pendulangan) di Kelurahan Pumpung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Longsor menyebabkan seorang pekerja penambangan intan tewas tertimbun di lubang tambang.

Peristiwa ini terjadi Senin (21/1) siang, menyusul tingginya curah hujan mengguyur kawasan penambangan tradisional tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Kejadian serupa kerap kali terjadi saat musim penghujan seperti sekarang ini.

Kepala Polres Banjarbaru Ajun Komisaris Besar, Kelana Jaya, Selasa (22/1), mengungkapkan peristiwa longsor di kawasan pendulangan intan tradisional ini menyebabkan seorang pekerja pendulangan meninggal dunia akibat tertimbun longsor. 

"Kemarin memang terjadi peristiwa longsor di lokasi pendulangan intan di Pumpung, Cempaka. Satu korban pekerja pendulangan meninggal dunia," jelasnya.

 

Baca juga: Kementerian ESDM Salurkan Bantuan Air Bersih Korban Tsunami Lamsel

 

Diakuinya peristiwa tanah longsor ini sudah sering terjadi. Polres Banjarbaru selalu menyampaikan imbauan kepada para warga pekerja tambang untuk tidak melakukan aktivitas saat musim penghujan. 

"Tanah di lokasi pendulangan labil dan rentan sekali terjadi longsor dan kerap memakan korban," ujarnya.

Informasi dihimpun Media, peristiwa tanah longsor ini mengakibatkan seorang penambang bernama Muhammad Tauhid, 32, tewas tertimbun longsor. 

Rekan kerja korban yang berhasil selamat Aulia Rahman rekan-rekan kerja korban telah berusaha menolong korban namun kondisi tanah yang labil membuat korban tidak bisa diselamatkan. 

"Korban tertimbun tanah sekitar 20 menit sebelum berhasil dikeluarkan. Setelah berhasil dikeluarkan, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Cempaka, namun nyawa korban tidak dapat tertolong," ujarnya. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya