Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Jalan Penghubung ke Kawasan Geopark Tertutup Material Tanah Longsor

Benny Bastiandy
29/12/2018 14:15
Jalan Penghubung ke Kawasan Geopark Tertutup Material Tanah Longsor
(ANTARA)

RUAS jalan akses penghubung Simpenan-Kiara Dua, di Kampung Cimapag RT 03/09, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tertutup material longsor dari tebing setinggi sekitar 10 meter, Jumat (28/12) malam. Akibat kejadian itu, akses menuju ke wilayah Jampang dan kawasan geopark tersendat.

Berdasarkan informasi, longsornya material dari tebing terjadi sekitar pukul 23.00 WIB usai diguyur hujan deras sejak sore hingga malam. Ketinggian material tanah longsor mencapai 1 meter hingga 2 meter. Masyarakat sempat berupaya menyingkirkan material tanah longsor hanya menggunakan alat seadanya.

"Setelah mendapat laporan kami langsung berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait," kata Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman, Sabtu (29/12).

Informasi yang diperoleh dari Pemprov Jabar, kata Eka, jalan tersebut masih dalam pemeliharaan pihak rekanan. Jadi, untuk perbaikannya diserahkan kepada pihak rekanan.

"Pemprov Jabar telah menunjuk PT Trimukti untuk melakukan pemeliharaan dan perbaikan jalan sepanjang jalur Bagbagan hingga ke Waluran. Kami sudah mencoba menghubungi pihak rekanan karena kesulitan dalam penanganannya," jelas dia.

 

Baca juga: TNGM: Wisatawan Dilarang Mendaki Gunung Merapi

 

Untuk menyingkirkan material tanah longsor, lanjut Eka, dikerahkan sejumlah alat berat dari berbagai pihak, termasuk BPBD. Sementara ini penanganan dilakukan warga dan unsur lainnya menggunakan alat seadanya secara manual.

"Kami sudah koordinasi dengan pihak-pihak terkait supaya segera dikerahkan alat berat. Hingga saat ini alat berat dari PT Trimukti dan Dinas Pekerjaan Umum dalam perjalanan," tandasnya.

Camat Simpenan, Iwan Gunawan, mengatakan saat ini jalur yang tertutup longsor baru bisa dilalui sepeda motor. Penyingkiran material tanah longsor dari tebing dibantu alat berat.

"Baru bisa dilalui kendaraan roda dua" kata Iwan saat dihubungi, Sabtu (29/12).

Lokasi longsor sekitar 9 kilometer dari Bagbagan. Iwan mengaku sudah berkoordinasi dengan Balai Pengelola Jalan Nasional dalam penanganan tanah longsor.

"Mudah-mudahan bisa secepatnya diselesaikan," pungkasnya. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya