Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Fenomena Pemudik Motor, Polda Metro Jaya: Keselamatan Utama, Tilang Langkah Terakhir

Rahmatul Fajri
13/3/2026 19:35
Fenomena Pemudik Motor, Polda Metro Jaya: Keselamatan Utama, Tilang Langkah Terakhir
Ilustrasi, pemudik motor.(Dok. Antara)

DIREKTORAT Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memberikan peringatan keras kepada masyarakat yang berencana melakukan mudik Lebaran 2026 menggunakan sepeda motor. Pemudik diimbau untuk tidak membawa barang bawaan berlebih (overload) maupun berboncengan lebih dari dua orang demi menjaga keselamatan selama perjalanan.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin menegaskan bahwa membawa beban berlebih pada kendaraan roda dua tidak hanya membahayakan pengendara, tetapi juga pengguna jalan lainnya. Ia menyarankan masyarakat untuk memanfaatkan program mudik gratis yang disediakan berbagai instansi pemerintah maupun swasta.

"Upayakan menggunakan program mudik gratis. Ratusan ribu slot tersedia dari berbagai kementerian dan instansi. Manfaatkan itu daripada harus memaksakan diri menggunakan motor dengan beban berlebih," ujar Komarudin di Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Komarudin menyoroti fenomena pemudik motor yang kerap membawa barang bawaan besar di bagian depan dan belakang, ditambah dengan membawa anak-anak. Menurutnya, kondisi ini sangat berisiko memicu kecelakaan, terutama di tengah anomali cuaca yang sering berubah mendadak saat ini.

"Selain tidak nyaman, ini membahayakan keselamatan jika barang bawaan jatuh atau tidak muat. Begitu juga untuk kendaraan roda empat, jangan menaruh barang di atap secara berlebihan hingga melebihi kapasitas. Ini bisa menjadi ancaman bagi pengguna jalan lain," tambahnya.

Terkait penindakan di lapangan, Komarudin menyatakan bahwa kepolisian lebih mengedepankan pola preemtif dan preventif. Petugas di lapangan akan melakukan pencegatan untuk memberikan himbauan dan mengajak pemudik merapikan kembali barang bawaannya agar lebih aman.

"Penegakan hukum adalah langkah paling akhir. Kami akan sasaran (pemudik overload), namun kami ajak untuk merapikan dulu. Kami lebih mengedepankan edukasi," tegasnya. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya