Headline

Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.

18 Titik Pos Mudik Lebaran 2026 Disiapkan Pemkab Bekasi

Anton Kustedja
10/3/2026 19:03
18 Titik Pos Mudik Lebaran 2026 Disiapkan Pemkab Bekasi
Dinas Perhubungan menyiapkan berbagai langkah strategis untuk pengaturan lalu lintas menjelang arus mudik Lebaran 2026.(DOK.PEMKABBEKASI)

PEMERINTAH Kabupaten Bekasi menyiapkan sedikitnya 18 titik pos mudik Lebaran 2026 guna melayani pemudik yang melintas di daerah itu selama periode arus mudik hingga balik sekaligus untuk memastikan keamanan serta kenyamanan pengguna jalan.

"Pos mudik Idul Fitri 1447 Hijriah ini kita siapkan untuk mendukung pemerintah menciptakan kondusivitas arus mudik," kata Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi Agus Budiono di Cikarang, dalam keterangannya, Selasa (10/3).

Dia menjelaskan, penetapan maupun pemberlakuan teknis penyediaan pos mudik Lebaran atas hasil koordinasi pemerintah daerah bersama Polres Metro Bekasi serta sejumlah unsur terkait yang akan dilibatkan dalam operasi dengan sandi Ketupat Jaya.

Berdasarkan hasil koordinasi bersama, 18 pos mudik tersebut dibagi dalam beberapa fungsi pelayanan mencakup 1 unit pos terpadu, 4 pos pengamanan, 5 pos pelayanan, serta 8 titik pos pantau.

"18 titik pos mudik tersebut tersebar di sejumlah wilayah yang menjadi konsentrasi pemudik, mulai dari Jalan Negara sepanjang Pantura, Kalimalang, maupun pada Ruas Tol Jakarta-Cikampek," katanya.

Agus menyatakan pos-pos itu disiapkan untuk membantu pengamanan lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan kepada para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Bekasi.

Imbauan Bagi Pemudik

Dia turut mengingatkan masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik agar melakukan persiapan dengan baik, mulai dari perencanaan waktu keberangkatan hingga memastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima.

"Kami mengimbau para pemudik untuk melakukan pengecekan dan memperhatikan kondisi kendaraan seperti kondisi mesin, sistem pengereman, dan ketebalan ban. Selain itu, kondisi fisik pengemudi juga harus dipastikan dalam kondisi sehat," ucapnya.

Menurut Agus, keselamatan pengendara selama perjalanan menjadi prioritas utama. Jika pengemudi merasa lelah atau mengantuk, disarankan untuk tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan.

"Jika merasa lelah atau mengantuk jangan dipaksakan untuk berkendara. Silakan memanfaatkan pos-pos pelayanan yang telah disediakan untuk beristirahat," katanya.

Pihaknya berharap melalui langkah-langkah pengamanan ini, arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan terkendali bagi seluruh masyarakat. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya