Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Banyak Jalan Berlubang, Gubernur Pramono Anung  Tunggu Hujan Reda

Rahmatul Fajri
30/1/2026 18:05
Banyak Jalan Berlubang, Gubernur Pramono Anung  Tunggu Hujan Reda
jalan rusak dan berlubang terlihat di kawasan Kuningan Persada, Jakarta, Senin (3/11/2025).(MI/Susanto)

GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan pemerintah provinsi masih menangani kerusakan infrastruktur jalan berlubang yang muncul akibat tingginya intensitas hujan di Jakarta belakangan ini. 

Pramono mengatakan Dinas Bina Marga telah memetakan dan mulai menangani hampir 6.000 titik jalan berlubang di Jakarta.

Pramono menjelaskan, meski awalnya berencana menunggu puncak musim hujan usai, ia akhirnya menginstruksikan jajarannya untuk segera melakukan penambalan darurat demi keamanan pengguna jalan.

“Untuk sekarang ini Dinas Bina Marga sudah melakukan hampir 6.000 lubang yang ada di Jakarta, kemarin kami sudah hitung. Dan itu kami lakukan apa perbaikan sementara tetapi begitu nanti curah hujannya sudah turun, kami akan lakukan perbaikan yang permanen," ujar Pramono di Jakarta, Jumat (30/1).

Pramono menekankan bahwa pengerjaan yang dilakukan saat ini masih bersifat sementara. Hal tersebut disebabkan oleh kendala di lapangan, di mana pengaspalan permanen tidak optimal jika dilakukan dalam kondisi curah hujan tinggi.

“Penanganannya bersifat sementara dulu. Begitu nanti curah hujannya sudah turun atau cuaca mulai membaik, kami akan lakukan perbaikan secara permanen,” jelas Pramono.

Pramono meminta masyarakat, khususnya pengendara motor, untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalanan Jakarta. Ia mengakui curah hujan yang terus-menerus menjadi faktor utama munculnya lubang-lubang baru secara cepat.

“Dalam kesempatan ini saya juga meminta kepada para pengendara agar berhati-hati di Jakarta karena memang di beberapa jalan itu akibat curah hujan yang terus-menerus (jalan menjadi) berlubang,” pungkas Pramono.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya