Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Jalan Berlubang Ancam Keselamatan, DPRD DKI Minta Perbaikan tak Tunggu Laporan

Mohamad Farhan Zhuhri
27/1/2026 16:16
Jalan Berlubang Ancam Keselamatan, DPRD DKI Minta Perbaikan tak Tunggu Laporan
Ilustrasi(Antara)

ANGGOTA Komisi D DPRD DKI Jakarta Bun Joi Phiau menegaskan, keberadaan jalan berlubang di Jakarta tidak semata merusak estetika kota, tetapi sudah menyangkut langsung keselamatan warga. 

Persoalan jalan berlubang, terutama pascahujan atau banjir, menurut dia, selalu menjadi sorotan tajam karena kerap memicu kecelakaan lalu lintas.

“Secepat mungkin perbaikannya,” ujar Bun Joi melalui keterangannya, Selasa (27/1).

Bun menilai, perbaikan jalan berlubang tidak seharusnya menunggu laporan dari masyarakat. Ia meminta Dinas Bina Marga bersikap lebih proaktif dengan melakukan patroli rutin untuk memetakan titik-titik kerusakan baru setelah hujan deras.

“Harus ada patroli rutin untuk memetakan titik-titik lubang baru setelah hujan,” tandasnya.

Menurut Bun, kelompok yang paling rentan terdampak kondisi tersebut adalah pengendara sepeda motor. Banyak lubang jalan yang tidak terlihat karena tertutup genangan air, sehingga sering kali baru disadari saat pengendara sudah terjatuh.

“Lubang kecil yang tergenang air itu sangat berbahaya,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan Pemprov DKI Jakarta agar tidak terus-menerus mengandalkan metode tambal sulam dalam menangani jalan rusak. Cara tersebut dinilai tidak efektif karena kerap kembali rusak saat hujan atau banjir datang.

“Pembangunan ulang, seperti overlay atau betonisasi,” tegas Bun.

Selain berisiko terhadap keselamatan, tambal sulam yang berulang juga dinilai membuat penggunaan anggaran menjadi tidak efisien. Jalan yang kembali rusak dalam waktu singkat menunjukkan perencanaan dan eksekusi yang tidak optimal.

“Ini terkesan anggaran terbuang sia-sia,” katanya.

Karena itu, Bun berharap Pemprov DKI Jakarta meningkatkan kesiapsiagaan dalam pemeliharaan jalan, mengarahkan anggaran pada perbaikan permanen, serta memastikan koordinasi antardinas berjalan optimal agar persoalan jalan berlubang tidak terus berulang. (Far/I-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Irvan Sihombing
Berita Lainnya