Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

5 Aplikasi Pantau Banjir Jakarta Paling Akurat dan Cara Pakainya

 Gana Buana
22/1/2026 22:13
5 Aplikasi Pantau Banjir Jakarta Paling Akurat dan Cara Pakainya
Rekomendasi aplikasi pantau banjir Jakarta.(MI/Usman Iskandar)

MEMASUKI musim penghujan, warga Jakarta dituntut untuk selalu waspada terhadap potensi genangan dan banjir. Di era digital saat ini, pemantauan tidak lagi hanya mengandalkan informasi dari mulut ke mulut atau siaran berita televisi.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta beserta berbagai lembaga independen telah menyediakan platform digital yang memungkinkan warga memantau kondisi debit air secara real-time langsung dari genggaman.

Memilih aplikasi pantau banjir Jakarta yang akurat sangat krusial untuk mengambil keputusan cepat, seperti memindahkan kendaraan atau mempersiapkan evakuasi mandiri. Artikel ini akan mengulas daftar aplikasi terbaik beserta cara mengoptimalkan fiturnya.

1. JAKI (Jakarta Kini): Super-App untuk Segala Kondisi

JAKI bukan sekadar aplikasi layanan publik biasa. Sebagai super-app resmi milik Pemprov DKI, JAKI memiliki fitur integrasi pemantauan banjir yang sangat lengkap melalui menu "Pantau Banjir".

Melalui JAKI, pengguna dapat mengakses data Tinggi Muka Air (TMA) di berbagai pintu air strategis seperti Manggarai, Katulampa, dan Karet. Selain itu, JAKI juga menyediakan informasi mengenai status operasional pompa air di seluruh wilayah Jakarta. Keunggulan utama JAKI adalah fitur pelaporan warga; Anda bisa melaporkan genangan di wilayah Anda yang akan langsung diteruskan ke dinas terkait untuk penanganan cepat.

2. Pantaubanjir: Spesialis Data Teknis dan Grafis

Jika Anda membutuhkan data yang lebih mendalam, aplikasi Pantaubanjir adalah pilihan utama. Aplikasi ini dikelola langsung oleh Dinas Sumber Daya Air (DSDA) DKI Jakarta. Fokus utamanya adalah menyajikan visualisasi data yang mudah dipahami oleh masyarakat awam namun tetap akurat secara teknis.

Di dalam aplikasi ini, Anda dapat melihat grafik kenaikan air selama 24 jam terakhir. Hal ini sangat berguna untuk memprediksi apakah air akan terus naik atau mulai surut. Pantaubanjir juga membagi informasi berdasarkan wilayah (Jakarta Pusat, Utara, Barat, Selatan, dan Timur), sehingga informasi yang didapat lebih spesifik sesuai domisili Anda.

3. PetaBencana.id: Kekuatan Laporan Berbasis Komunitas

PetaBencana.id merupakan platform open-source yang menggunakan teknologi crowdsourcing. Keakuratannya didapat dari verifikasi laporan warga di lapangan yang dikombinasikan dengan data resmi pemerintah. Platform ini sangat efektif karena mampu memetakan titik-titik banjir kecil di gang-gang pemukiman yang mungkin tidak terjangkau oleh sensor pintu air utama.

Warga bisa berkontribusi dengan mengirimkan foto dan deskripsi kondisi air melalui media sosial (X/Twitter) atau Telegram yang kemudian akan muncul secara otomatis di peta interaktif. Ini adalah alat navigasi yang sangat baik bagi pengendara motor atau mobil untuk menghindari rute yang tergenang.

4. Google Maps dan Waze: Navigasi Real-Time

Meskipun bukan aplikasi khusus banjir, Google Maps dan Waze memiliki fitur "Flood Layer" atau laporan hambatan jalan akibat cuaca. Saat terjadi banjir besar di Jakarta, Google Maps biasanya akan menandai area yang tertutup air dengan ikon peringatan merah. Waze, dengan komunitas pengemudinya yang aktif, seringkali memberikan informasi paling cepat mengenai penutupan jalan akibat banjir atau pohon tumbang.

Apa Arti Status Siaga 1, 2, 3, dan 4?

Banyak warga yang masih bingung saat melihat notifikasi status siaga di aplikasi. Berikut adalah panduan singkat cara membacanya:

  • Siaga 4 (Normal): Ketinggian air masih dalam batas aman dan belum ada ancaman banjir.
  • Siaga 3 (Waspada): Air mulai meningkat. Petugas mulai bersiap di lokasi dan warga di bantaran sungai diminta mulai berhati-hati.
  • Siaga 2 (Kritis): Kenaikan air cukup signifikan. Wilayah rawan banjir biasanya mulai tergenang. Warga harus mulai memindahkan barang berharga ke tempat tinggi.
  • Siaga 1 (Bencana): Level tertinggi. Pintu air dibuka maksimal dan evakuasi warga biasanya segera dilakukan.

Kesimpulan

Keberadaan aplikasi pantau banjir Jakarta seperti JAKI dan Pantaubanjir adalah bentuk mitigasi bencana yang sangat efektif. Namun, teknologi hanya akan berguna jika kita tahu cara membaca datanya dan segera bertindak berdasarkan informasi tersebut. Pastikan setidaknya satu dari aplikasi di atas terpasang di ponsel Anda agar Anda selalu selangkah lebih maju dari datangnya air.

FAQ Mengenai Pantau Banjir Jakarta

Apakah aplikasi Pantaubanjir gratis?

Ya, aplikasi Pantaubanjir dan JAKI dapat diunduh secara gratis melalui Google Play Store maupun Apple App Store.

Bagaimana cara mengetahui banjir kiriman dari Bogor?

Anda bisa memantau Tinggi Muka Air di Bendung Katulampa melalui aplikasi Pantaubanjir. Jika Katulampa Siaga 1, air biasanya akan sampai di Jakarta dalam waktu 6-9 jam kemudian.

Siapa yang harus dihubungi dalam keadaan darurat banjir?

Segera hubungi Jakarta Siaga di nomor 112 (bebas pulsa) untuk bantuan evakuasi atau keadaan darurat medis. (Z-10)

Penafian: Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya