Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi C DPRD DKI Jakarta, Josephine Simanjuntak, menyoroti kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta dalam Rapat Komisi yang berlangsung pada Selasa (20/1). Ia menyoroti kesenjangan antara alokasi anggaran yang mencapai Rp3 triliun dan penyelesaian masalah sampah yang terjadi di lapangan.
"Anggaran sangat besar, tetapi komitmen dan realisasi program di lapangan minim. Hasilnya, warga menghadapi risiko lingkungan yang terus meningkat. Kalau LH tidak bekerja dengan baik, bisa-bisa warga Jakarta akan hidup berdampingan dengan sampah," ujar Josephine.
Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Beberapa waktu lalu tepatnya, pada 31 Desember 2025, terjadi insiden longsor sampah di TPST Bantar Gebang. Gunung sampah longsor dan menimpa tiga truk pengangkut hingga truk terperosok ke kali. Menurut Josephine, peristiwa ini adalah bukti bahwa kapasitas Bantar Gebang sebagai tempat pembuangan akhir sudah tidak mumpuni. Perlu ada solusi lain yang harus diselesaikan di tingkat hulu agar sampah ini tidak ditumpuk begitu saja.
“Bantar Gebang sudah over kapasitas. Peristiwa ini seharusnya menjadi momentum evaluasi, bukan sekadar ditangani secara darurat saat ada masalah lalu dilupakan begitu saja," tegasnya.
Dinas LH seharusnya tidak melihat persoalan ini hanya di tempat pembuangan akhir. Dinas LH perlu melihat realita di hulu, yaitu di tingkat warga, program pemilahan sampah yang digalakkan pemerintah ternyata belum berjalan sinergis. Banyak keluhan dari masyarakat yang sudah disiplin memisahkan sampah antara yang basah dan kering, justru saat diangkut kembali dicampur oleh petugas kebersihan.
"Saya dapat laporan dari warga saat reses. Mereka sudah bersusah payah memilah sampah basah dan kering, tetapi petugas kebersihan justru mencampurnya kembali di truk," ujarnya.
Selain itu, infrastruktur pendukung seperti bank sampah, tempat pembuangan di tingkat warga, dan alat angkut juga masih minim di banyak permukiman. Akibatnya, penumpukan sampah kerap terjadi di tingkat RT dan RW, menimbulkan bau tidak sedap dan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan.
Di sisi lain, proyek pengelolaan sampah yang diharapkan menjadi solusi jangka panjang juga menghadapi kendala. RDF Rorotan yang digadang-gadang sebagai fasilitas pengolahan sampah berteknologi modern, saat ini justru sedang tidak beroperasi.
Proyek yang ditujukan untuk mengubah gas metana menjadi listrik ini belum memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) yang jelas, sehingga mendapat penolakan dari warga sekitar akibat dugaan pencemaran udara.
Sebagai langkah konkret, Josephine mendesak agar Dinas LH DKI Jakarta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua programnya. Ia menekankan bahwa anggaran yang besar harus diikuti dengan akuntabilitas dan hasil yang terukur.
"Kami akan meminta pertanggungjawaban yang transparan. Warga Jakarta berhak mendapatkan pelayanan pengelolaan sampah yang baik, tidak sekadar mendengar janji yang tak membuahkan hasil," pungkas legislator yang juga satu-satunya anggota perempuan di Komisi C DPRD DKI. (E-4)
PENGELOLAAN sampah di DKI Jakarta kembali menjadi perhatian publik.
WAKIL Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, menilai kinerja pengelolaan sampah nasional masih perlu ditingkatkan.
WAKIL Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus menyatakan kurve dan pembuatan bank sampah di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi salah satu strategi penanganan sampah.
Kunjungan ini menjadi upaya memperkuat gerakan pilah sampah dari rumah sekaligus mendorong replikasi pengelolaan berbasis komunitas di tingkat RW.
SEBAGAI bagian dari perayaan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026 yang jatuh setiap tanggal 21 Februari, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) terus melakukan berbagai inisiatif.
Pemkot Bandung akan mengkaji dan mengembangkan teknologi yang lebih ramah lingkungan seperti RDF, budidaya maggot, pengolahan organik, serta pengurangan sampah dari sumber.
Program SSG merupakan solusi nyata bagi sekolah yang mayoritas siswanya berasal dari keluarga prasejahtera.
Kebijakan yang terlampau restriktif dapat mengganggu ekosistem bisnis yang melibatkan banyak pihak, termasuk sektor UMKM.
Perumda Air Minum PAM JAYA menargetkan pembagian 2.000 toren air gratis sepanjang 2026 bagi warga Jakarta, khususnya pelanggan kategori tertentu, guna mendukung pemerataan akses air bersih.
hingga 23 Februari 2025 tercatat sebanyak 185 bangunan lapangan padel di Jakarta belum mengantongi izin resmi.
Platform belanja dan rewards ShopBack berkolaborasi dengan Jago Coffee membagikan total 10.000 minuman kopi gratis sebagai takjil untuk masyarakat.
Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad, menyerukan penundaan impor 105 ribu mobil pikap dari India untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved