Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pramono Instruksikan Modifikasi Cuaca 5 Hari

Mohamad Farhan Zhuhri
13/1/2026 19:28
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pramono Instruksikan Modifikasi Cuaca 5 Hari
Persiapan operasi modifikasi cuaca(Antara)

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menginstruksikan pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) selama lima hari ke depan sebagai langkah antisipasi potensi cuaca ekstrem di wilayah ibu kota dan sekitarnya. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan, pelaksanaan modifikasi cuaca telah dimulai sejak Selasa (13/1) dan dijalankan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko bencana hidrometeorologi.

“Saya sudah memerintahkan kepada BPBD untuk melakukan modifikasi cuaca selama lima hari ini. Karena memang data BMKG itu kurang lebih hampir sama dengan yang kemarin,” kata Pramono Anung saat ditemui di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (13/1).

Menurutnya, langkah itu diambil menyusul prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyebutkan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih akan melanda wilayah Jabodetabek dalam beberapa hari ke depan.

Lebih lanjut, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan anggaran untuk mendukung pelaksanaan modifikasi cuaca hingga 30 hari ke depan, apabila kondisi cuaca ekstrem terus berlanjut dan memerlukan intervensi lanjutan. Menurut dia, upaya pencegahan melalui modifikasi cuaca dinilai lebih efektif dibandingkan penanganan dampak banjir setelah curah hujan tinggi terjadi. 

"Berdasarkan hitungan yang kami lakukan, lebih baik melaksanakan modifikasi cuaca dibandingkan dengan (biaya) dampak terjadinya banjir," ungkapnya.

Dengan pelaksanaan OMC selama lima hari ke depan, Pramono berharap potensi hujan ekstrem dapat ditekan sehingga risiko banjir di Jakarta dapat diminimalkan. "Untuk lima hari ke depan, kami sudah meminta dilakukan modifikasi cuaca. Mudah-mudahan ini bisa tertangani dan teratasi secara lebih baik".(M-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya