Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

DPRD belum Tahu Pembongkaran Tiang Monorel Jakarta Gunakan APBD 2026 

Mohamad Farhan Zhuhri
07/1/2026 18:08
DPRD belum Tahu Pembongkaran Tiang Monorel Jakarta Gunakan APBD 2026 
Tiang monorel yang mangkrak di kawasan Rasuna Said, Jakarta, Senin (27/10/2025).(Susanto/MI)

ANGGOTA Komisi D DPRD DKI Jakarta Ali Lubis mengaku belum menerima informasi maupun pembahasan terkait rencana pembongkaran tiang monorel di Jakarta. 

Ia menegaskan hingga kini Komisi D belum membahas isu tersebut, baik secara informal maupun dalam forum resmi.

“Soal pembongkaran tiang monorel, sejauh ini kami di Komisi D belum ada pembahasan sama sekali,” ujar Ali saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (7/1).

Ia juga menyatakan belum mengetahui rencana penggunaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk pembongkaran tersebut. 

Menurutnya, tidak ada penjelasan yang diterima Komisi D terkait sumber pendanaan, termasuk besaran anggaran yang disebut-sebut mencapai ratusan miliar rupiah.

“Terkait pembongkaran menggunakan dana dari APBD saya juga belum tahu, sebab sampai sejauh ini belum ada informasi. Begitu juga dengan jumlahnya,” katanya.

Ia menekankan, hingga saat ini Komisi D DPRD DKI tidak pernah mendapatkan penjelasan resmi, termasuk pembahasan dalam rapat, mengenai rencana penggunaan dana APBD sekitar Rp100 miliar untuk membongkar tiang monorel. 

“Intinya, kami di Komisi D tidak pernah mendapatkan informasi sejauh ini,” tegas Ali.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membongkar tiang-tiang monorel Jakarta milik PT Adhi Karya yang mangkrak. Adapun tiang monorel tersebut berada di Jalan Rasuna Said sisi timur, Jakarta Selatan. 

Sebanyak 98 Tiang sepanjang jalan tersebut akan mulai dibongkar Rabu pekan depan dan dilakukan oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta. 

"Kan Pak Gub (gubernur) sudah menyampaikan, sudah disampaikan ke Adhi Karya. Adhi Karya belum bongkar, ya kita bongkar. Ada 98 (tiang) yang di sepanjang Rasuna Said," ujar Kepala Dinas Bina Marga, Heru Suwondo di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (7/1).

Ia menjelaskan, untuk saat ini pihaknya masih fokus untuk yang berada dikawasan Rasuna Said. Sedangkan, puluhan tiang monorel yang berada di jalan Asia Afrika masih belum direncanakan. 

"Kita mau menata yang di Rasuna Said dulu," beberenya. 

Lebih lanjut, berkaitan dengan anggaran yang digunakan untuk membongkar tiang monorel tersebut, Heru menjelaskan menggunakan APBD 2026 DKI Jakarta. Nantinya, selain membongkar, Bina Marga akan kembali menata jalan yang rusak akibat pembongkaran. 

"Kita nata tentunya nata jalan, trotoar, kita tata semua itu pakai APBD. Karena kan itu (jalan-trotoar) asetnya aset kita. Jadi semuanya kita tata pakai APBD," jelasnya. 

"Anggaran pembongkaran ini jadi satu dengan penataan jalan dan trotoarnya. Jadi saya ya detailnya saya enggak pegang ya.
Totalnya semua sekitar Rp100 Miliar," sambungnya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya