Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN tengah mendalami kasus penyekapan dan perampasan dengan modus mencatut nama institusi Polri yang terjadi di kawasan Pondok Gede, Kota Bekasi. Dalam aksinya, kawanan pelaku berpura-pura menjadi anggota Polda Metro Jaya untuk mengintimidasi dan menguras harta benda korban.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, mengungkapkan insiden tersebut bermula saat korban berinisial R, 21, bersama kekasihnya, S, hendak melakukan transaksi di anjungan tunai mandiri (ATM) Mall Pondok Gede, Minggu (14/12).
"Awalnya, pacar korban berinisial S hendak mengambil uang di ATM, kemudian ada seorang wanita menghampiri korban lalu korban diajak ngobrol," ujar Budi dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (18/12).
Situasi berubah mencekam saat tiga laki-laki tak dikenal menghampiri S dan mengaku sebagai anggota kepolisian dari Polda Metro Jaya. Para pelaku langsung melayangkan tuduhan tak berdasar guna menyudutkan korban.
"Kemudian, S dituduh melakukan transaksi ilegal oleh para pelaku dan korban disuruh masuk ke dalam mobil pelaku, lalu dibawa ke daerah Taman Mini," jelas Budi.
Di dalam kendaraan, korban diintimidasi untuk menyerahkan sejumlah uang tebusan. Pelaku bahkan mengambil paksa saldo yang tersimpan dalam akun m-banking milik korban. Tidak berhenti di situ, pelaku lain juga mengincar kendaraan milik korban yang masih tertinggal di lokasi awal.
"Setelah itu, pelaku lainnya mengambil sepeda motor korban yang masih terparkir di TKP (tempat kejadian perkara)," imbuh Budi.
Akibat kejadian ini, korban dilaporkan mengalami kerugian berupa satu unit sepeda motor bernomor polisi B 5075 KEI dan uang tunai sebesar Rp4,2 juta.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKB Braiel Arnold Rondonuwu, memastikan pihak kepolisian telah bergerak cepat untuk mengidentifikasi komplotan tersebut. Penyelidikan kini difokuskan di bawah koordinasi Polsek Pondok Gede.
"Sudah ditangani Polsek Pondok Gede, sudah lakukan cek TKP, proses penyelidikan untuk mengungkap pelaku," tegas Braiel.
Aksi kejahatan ini sempat terekam dan viral di media sosial. Video yang beredar memperlihatkan detik-detik saat korban dikelilingi pelaku sebelum akhirnya dipiting secara paksa.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap oknum yang mengaku aparat dan meminta warga segera melapor jika menemukan kejanggalan dalam prosedur penindakan di lapangan. (Ant/P-2)
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mendatangi langsung permukiman terdampak banjir di Desa Srimukti, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Senin (19/1).
Wali Kota menyampaikan, pembukaan jalan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam menyediakan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
MBG menjadi salah satu strategi efektif dalam menekan kemiskinan secara tidak langsung.
Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan indikasi kuat adanya tindak pidana kekerasan pada tubuh korban.
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tertutup tumpukan dedaunan
Polda Metro Jaya mengungkap peran sembilan tersangka dalam kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap empat korban di Tangerang Selatan
Modus transaksi jual beli mobil fiktif menjadi pintu masuk aksi penyekapan dan penganiayaan terhadap empat orang di kawasan Tangerang Selatan
Polisi menangkap sembilan orang tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap empat korban di kawasan Tangsel.
Kapolres Metro Depok Komisaris Besar Abdul Waras menjelaskan telah menyelidiki kasus tersebut. Penyelidikan dilakukan berdasarkan laporan.
Penyidik Polres Bangka telah menetapkan dua karyawan perusahaan sawit PT Payung Mitrajaya Mandiri sebagai tersangka dugaan penyekapan ibu dan bayi di Kabupaten Bangka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved