Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Mata Elang di Kalibata

Akmal Fauzi
11/12/2025 22:51
Polisi Kejar Pelaku Pengeroyokan Mata Elang di Kalibata
Tempat kejadian perkara (TKP) pengeroyokan di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (11/12/2025).(ANTARA/HO-Polres Metro Jaksel)

POLISI memburu para pelaku pengeroyokan terhadap dua penagih utang atau mata elang (matel) yang terjadi di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12) sore.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam terkait insiden yang menewaskan satu orang dan menyebabkan satu korban lainnya luka berat.

"Kejadian pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia dan satu luka berat masih dalam lidik ya. Kita masih melakukan penyelidikan," kata Nicolas dikutip dari Antara, Kamis (11/12).

100 Orang Lakukan Perusakan

Nicolas membenarkan bahwa sekitar 80 hingga 100 orang datang secara berkelompok dan terlibat dalam aksi penyerangan tersebut. Dua kelompok yang terlibat sempat saling serang hingga merusak sejumlah warung dan sepeda motor milik pengemudi ojek daring (ojol).

"Kami sudah mengantisipasi itu, namun kekuatan pada saat itu tidak sebanding karena tiba-tiba datang kurang lebih 100 orang merusak warung-warung yang ada di sekitar tempat ini," ucapnya.

Hingga saat ini, aparat dari Direktorat Samapta Polda Metro Jaya, Sat Samapta Polres, dan Polsek setempat telah disiagakan di lokasi kejadian guna memastikan kondisi tetap aman.

"Kita mengamankan TKP ini dan kami berharap warga masyarakat tidak lagi khawatir. Silahkan beraktivitas seperti sedia kala dan kasus ini sudah ditangani oleh Polri," ucapnya.

Polisi masih mendalami motif para pelaku serta kemungkinan keterkaitan aksi pengeroyokan dengan pengendara motor yang sebelumnya dihentikan oleh kedua matel.

Satu korban dinyatakan meninggal dunia, sementara korban lainnya mengalami luka serius dan kini menjalani perawatan. Penyelidikan dan pengumpulan keterangan saksi masih berlangsung untuk mengungkap identitas serta peran masing-masing pelaku. (Ant/P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya