Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo disebut telah menunjukkan sikap dan keberpihakan yang tegas di tengah bencana banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Hal itu terlihat dari langkah Kapolri dalam menindak tegas terduga pelaku penyebab banjir seperti pembalakan liar dan turun langsung bersama jajarannya membantu masyarakat.
"Begitupun Kapolri yang menurunkan personil semaksimal mungkin untuk turun membantu rakyat sekaligus mengusut tuntas siapa dalang atas pelaku illegal logging. Itu adalah wujud nyata Presisi dan reformasi Polri yang dilakukan Jenderal Listyo Sigit Prabowo," ujar Wakil Presiden Forum Pengacara Kesatuan Tanah Air (Fakta) Mukhlis Ramlan, dalam keterangannya, Senin (8/12).
Mukhlis mengatakan, langkah Kapolri tersebut menunjukkan keberpihakan pada upaya penyelamatan lingkungan sekaligus menegaskan bahwa kayu yang terbawa banjir di Sumatra bukanlah pohon yang ikut terbawa arus.
"Fakta ini yang direspons cepat kapolri melibatkan semua institusi baik BNPB, TNI, KLH, pemda setempat, bahkan rakyat terlihat bersatu untuk saling bantu dn memberikan informasi menyeluruh dan menjadi titik balik untk penanganan tata kelola hutan yang ramah lingkungan, siapapun yang diduga menjadi dalang atas bencana maha dahsyat ini harus diseret ke pengadilan, karena akibat ulahnya merenggut ribuan nyawa rakyat tak berdosa," tegas Mukhlis.
Mukhlis mengatakan, dirinya mendukung langkah tegas Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menghukum para pelaku penyebab banjir. Menurut dia, pembabat hutan, apalagi dilakukan secara ilegal merupakan kejahatan luar biasa.
"Pesan alam ini juga sebagai pengingat kita semua bahwa pohon memiliki makna yang sangat dalam terhadap umat manusia, memberikan udara bersih yang kita hirup melalui proses fotosintesis, begitupun akarnya yang memberikan nafas bagi pohon, jadi mencabut pohon melalui kegiatan yg sangat biadab dan memilukan tersebut sama saja mencabut sumber kehidupan untuk nafas setiap rakyat Indonesia," tegas dia.
Lebih lanjut, Mukhlis juga mendukung agar menindak tegas siapapun oknum pejabat yang secara sadar melabrak aturan dan regulasi untuk mengizinkan jutaan hektar pohon ditebang demo kepentingan pribadi atau kelompoknya. Para oknum pejabat tersebut tanpa sadar melakukan sesuatu yang menjadi petaka bagi masyarakat.
"Kita semua yakin Presiden, Kapolri dan semua pihak terkait dan berpihak pada kepentingan rakyat, akan menghentikan semua praktek illegal logging dan pembalakan liar di seluruh negeri ini, reboisasi harus dilakukan secara massif, tindak hukum semua yang terlibat atasnya," tutur dia. (H-3)
Lembaga think tank Rumah Politik Indonesia (RPI) mengungkapkan optimismenya terhadap transformasi besar yang akan dialami Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta anggota Polri tidak baper dan merespons cepat aduan masyarakat agar stigma no viral no justice tidak berulang.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permohonan maaf karena kinerja Polri dinilai masih jauh dari kesempurnaan dalam Rilis Akhir Tahun 2025.
Menurutnya, pengabdian Banser tidak hanya berhenti pada aspek keamanan, tetapi juga kemanusiaan, solidaritas sosial, dan pelayanan publik.
Listyo menilai perpol itu sejakan dengan putusan MK. Eksekutif terkesan mengabaikan Polri duduki jabatan sipil. Polisi yang menduduki jabatan sipil harus pensiun dini.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang berencana menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) guna menyelesaikan polemik Perpol Nomor 10 Tahun 2025.
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
BENCANA banjir dan 18 titik longsor melanda Kabupaten Jepara, sebanyak 1.445 keluarga ( 3.522 jiwa) warga Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jepara terisolasi akibat terputusnya akses jalan.
mitigasi bencana tidak dapat hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh perubahan perilaku serta penguatan kesiapan mental masyarakat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved