Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
IBU kandung Alvaro Kiano Nugroho, Arum, mengungkap fakta baru mengenai perilaku ayah tiri sekaligus pelaku penculikan dan pembunuhan putranya, Alex Iskandar. Menurutnya, Alex pernah beberapa kali mengancam akan menculik Alvaro sejak 2024.
"Dia pernah melontarkan itu, kirain cuma bercanda, enggak akan terjadi, soalnya nih anak lu lagi sama gue, ternyata dia lagi jajan, main," kata Arum dikutip dari Antara, Selasa (25/11).
Arum juga menyebut Alex memiliki sifat temperamen dan kerap menunjukkan sikap tidak bisa menerima kehadiran anak-anaknya. Ia mengaku telah lama berpisah karena sifat pelaku yang keras dan emosional.
"Pisah udah lama, terus karena dia orangnya temperamen dan dia tidak bisa menerima anak-anak, jadi saya memutuskan untuk pisah," kata Arum.
Arum menikah dengan Alex pada Desember 2023 sebelum akhirnya berpisah pada April 2024. Meski demikian, Alex disebut tetap berusaha mendekati anak-anak dan menolak perpisahan.
"Ya, dia pengen banget kayak balik lagi aja gitu, cuma aku dulu enggak mau, kayak udah enggak bisa. Enggak bisa karena dia enggak bisa terima anak-anak," ucapnya.
Arum menambahkan, sifat temperamen Alex sering membuatnya melakukan kekerasan. Meski demikian, ia memilih diam karena menganggap itu masalah rumah tangga. Ia menegaskan tidak pernah berselingkuh, seperti yang sempat dituduhkan.
"Kalau dia bikin statement saya selingkuh atau itu, enggak ngerti itu alibi dia dari mana. Jangankan dia bilang selingkuh, saya sama orang keluarga terdekat aja dia cemburu," ucapnya.
Kepolisian menyampaikan bahwa Alex ditemukan tewas diduga bunuh diri di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan pada Minggu (23/11) pagi, tak lama setelah ditangkap. Jenazahnya kemudian dimakamkan di TPU Kedaung, Kota Tangerang.
Sementara itu, polisi memberikan pendampingan trauma (trauma healing) kepada keluarga mendiang Alvaro. Pelaku sebelumnya ditangkap pada Rabu (19/11) malam, setelah Alvaro yang hilang sejak Maret 2025 ditemukan meninggal dunia di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap bahwa motif pembunuhan Alvaro berkaitan dengan kecemburuan pelaku terhadap istrinya. (Ant/P-4)
bu kandung Alvaro mengungkap sifat temperamen dan perilaku kekerasan ayah tirinya, Alex Iskandar, yang menjadi pelaku pembunuhan Alvaro.
Propam Polres Jaksel memeriksa dua polisi penjaga Alex Iskandar, tersangka pembunuhan Alvaro, yang ditemukan tewas di ruang konseling
Tersangka pembunuhan Alvaro Kiano, Alex Iskandar, ditemukan tewas diduga akibat bunuh diri di ruang konseling Polres Jaksel. Jenazahnya telah dimakamkan keluarga di Tangerang
Polda Metro Jaya merilis kronologi lengkap kematian Alvaro Kiano Nugroho (6) atau AKN, yang diduga dibunuh ayah tirinya, Alex Iskandar (AI), dengan cara dibekap.
RS Polri Pastikan Ayah Tiri Alvaro Tidak Alami Kekerasan, Luka Sesuai Pola Gantung Diri
Polisi ungkap detail kekerasan dan kronologi lengkap pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho oleh ayah tirinya. Berikut rangkaian kejadian, upaya pelaku menghilangkan jejak, hingga kasus terungkap
Pengakuan marbot Masjid Jami Al Muflihun membantu polisi mengidentifikasi suara Alex Iskandar dalam kasus penculikan dan pembunuhan Alvaro. Ini kronologi lengkapnya.
Kasus pembunuhan Alvaro kembali menguak fakta baru. Alex Iskandar sempat meminta saksi memindahkan jasad sambil berdalih itu bangkai anjing.
Polisi segera merilis hasil tes DNA kerangka manusia yang diduga Alvaro, bocah 6 tahun korban penculikan dan pembunuhan oleh ayah tirinya.
Penemuan lima sampel tulang diduga milik Alvaro Kiano Nugroho di Jembatan Cilalay, Bogor, mengungkap perkembangan terbaru kasus penculikan dan pembunuhan yang melibatkan ayah tirinya,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved