Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
IBU kandung Alvaro Kiano Nugroho, Arum, mengungkap sifat temperamen sang ayah tiri yang sekaligus menjadi pelaku penculikan dan pembunuhan putranya, Alex Iskandar, 49. Menurut Arum, Alex memiliki sikap keras dan tidak mampu menerima keberadaan anak-anak sejak awal pernikahan mereka.
"Pisah udah lama, terus karena dia orangnya temperamen dan dia tidak bisa menerima anak-anak, jadi saya memutuskan untuk pisah," kata Arum dikutip dari Antara, Selasa (25/11).
Arum menjelaskan ia dan Alex sudah berpisah pada April 2024. Namun setelah berpisah, Alex justru terus berusaha mendekati dirinya dan anak-anak.
"Ya, dia pengen banget kayak balik lagi aja gitu, cuma aku dulu enggak mau, kayak udah enggak bisa. Enggak bisa karena dia enggak bisa terima anak-anak," jelasnya.
Arum menegaskan bahwa Alex kerap melakukan kekerasan selama mereka bersama. Namun ia memilih diam karena menganggap itu urusan rumah tangga. Ia juga membantah tudingan perselingkuhan seperti yang diklaim pelaku.
"Kalau dia bikin statement saya selingkuh atau itu, enggak ngerti itu alibi dia dari mana. Jangankan dia bilang selingkuh, saya sama orang keluarga terdekat aja dia cemburu," ucapnya.
Kepolisian menyatakan Alex ditemukan tewas diduga bunuh diri di ruang konseling Polres Metro Jakarta Selatan pada Minggu (23/11) pagi. Ia ditemukan gantung diri tak lama setelah ditangkap pada Rabu (19/11) malam.
Jenazah Alex telah dimakamkan keluarga di TPU Kedaung, Kota Tangerang.
Sementara itu, polisi menyediakan layanan trauma healing bagi keluarga Alvaro.
Alvaro dilaporkan hilang sejak Maret 2025. Setelah dilakukan pencarian, polisi menemukan bocah tersebut telah meninggal dunia dan mengungkap bahwa pelakunya adalah ayah tirinya sendiri, Alex Iskandar. Motif utamanya diduga karena rasa cemburu dengan sang istri.
Polisi ungkap detail kekerasan dan kronologi lengkap pembunuhan Alvaro Kiano Nugroho oleh ayah tirinya. Berikut rangkaian kejadian, upaya pelaku menghilangkan jejak, hingga kasus terungkap
Pengakuan marbot Masjid Jami Al Muflihun membantu polisi mengidentifikasi suara Alex Iskandar dalam kasus penculikan dan pembunuhan Alvaro. Ini kronologi lengkapnya.
Kasus pembunuhan Alvaro kembali menguak fakta baru. Alex Iskandar sempat meminta saksi memindahkan jasad sambil berdalih itu bangkai anjing.
Polisi segera merilis hasil tes DNA kerangka manusia yang diduga Alvaro, bocah 6 tahun korban penculikan dan pembunuhan oleh ayah tirinya.
Penemuan lima sampel tulang diduga milik Alvaro Kiano Nugroho di Jembatan Cilalay, Bogor, mengungkap perkembangan terbaru kasus penculikan dan pembunuhan yang melibatkan ayah tirinya,
Ibu Alvaro ungkap ayah tiri yang membunuh putranya pernah mengancam menculik sejak 2024. Pelaku juga kerap melakukan kekerasan sebelum kasus pembunuhan terjadi.
Ibu Alvaro ungkap ayah tiri yang membunuh putranya pernah mengancam menculik sejak 2024. Pelaku juga kerap melakukan kekerasan sebelum kasus pembunuhan terjadi.
Propam Polres Jaksel memeriksa dua polisi penjaga Alex Iskandar, tersangka pembunuhan Alvaro, yang ditemukan tewas di ruang konseling
Tersangka pembunuhan Alvaro Kiano, Alex Iskandar, ditemukan tewas diduga akibat bunuh diri di ruang konseling Polres Jaksel. Jenazahnya telah dimakamkan keluarga di Tangerang
Polda Metro Jaya merilis kronologi lengkap kematian Alvaro Kiano Nugroho (6) atau AKN, yang diduga dibunuh ayah tirinya, Alex Iskandar (AI), dengan cara dibekap.
RS Polri Pastikan Ayah Tiri Alvaro Tidak Alami Kekerasan, Luka Sesuai Pola Gantung Diri
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved