Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

RS Polri: Ayah Tiri Alvaro tidak Alami Kekerasan, Luka sesuai Pola Gantung Diri

Andhika Prasetyo
25/11/2025 06:49
RS Polri: Ayah Tiri Alvaro tidak Alami Kekerasan, Luka sesuai Pola Gantung Diri
Ilustrasi(Antara)

Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) RS Polri Kramat Jati menyatakan bahwa tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh Alex Iskandar (AI), pelaku pembunuhan sekaligus ayah tiri Alvaro Kiano Nugroho.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lainnya pada permukaan tubuh,” ujar Dokter Forensik Pusdokkes RS Polri, Farah, dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Senin.

Farah menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan menyeluruh hanya menunjukkan adanya luka lecet tekan yang melingkari area leher.

“Luka tersebut sesuai dengan pola yang biasanya ditemukan pada kasus gantung diri,” jelasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan bahwa pihak kepolisian telah mengusulkan kepada keluarga agar jenazah dilakukan autopsi. Namun, pihak keluarga belum menyetujui.

“Kami sudah mengajukan permintaan autopsi, tetapi keluarga belum berkenan. Kami menghormati proses kedukaan mereka,” kata Budi.

Sebelumnya, polisi membenarkan bahwa Alex Iskandar ditemukan meninggal dunia setelah meminta penggantian celana saat berada di tahanan.

Awalnya, pada Minggu (23/11) sekitar pukul 06.00 WIB, tersangka meminta izin ke toilet, sehingga diduga celananya menjadi kotor. Setelah itu, ia meminta celana panjang sebagai pengganti.

“Sekitar pukul 09.00 WIB, saksi kunci berinisial G melihat dari kaca pintu dan menemukan tersangka sudah dalam kondisi tidak bernyawa akibat gantung diri,” jelas Budi.

Kepolisian juga mengungkap motif di balik pembunuhan terhadap Alvaro Kiano Nugroho (6). Berdasarkan pemeriksaan penyidik, Alex didorong rasa cemburu terhadap istrinya dan memiliki niat melakukan balas dendam.

Disclaimer: Tulisan ini bukan dimaksudkan menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Jika Anda merasa depresi, berpikir untuk bunuh diri, segera konsultasikan segala masalah Anda ke tenaga profesional seperti psikolog, klinik kesehatan mental, psikiater, dan pihak lain yang bisa membantu.

Layanan konseling darurat 24 jam:

  • Menelepon 119 Ext 8
  • Chat Whatssapp 081380073120
  • Chat via healing 119.id

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya