Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPOLISIAN mengungkapkan bahwa pelaku pembunuhan anak laki-laki bernama Alvaro Kiano Nugroho, 6, yang hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, adalah ayah tiri.
"Pelaku adalah ayah tirinya Alvaro," kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/11).
Dia mengatakan polisi menangkap pelaku tersebut, kemudian menemukan kerangka yang diduga Alvaro.
Setelah itu, kepolisian melakukan tes DNA terhadap kerangka yang diduga jasad Alvaro tersebut.
"Baru diketemukan kerangka manusia yang diduga merupakan Alvaro," ujar Nicolas.
Tes DNA merupakan proses pemeriksaan laboratorium untuk menganalisis deoxyribonucleic acid (DNA), yaitu materi genetik yang menyimpan informasi biologis unik seseorang.
Oleh karena itu, kata Nicolas, untuk memastikan kerangka tersebut benar Alvaro atau bukan, perlu dilakukan pengecekan DNA dan pemeriksaan laboratorium forensik.
Sebelumnya, polisi telah menemukan anak laki-laki bernama Alvaro Kiano Nugroho, 6, yang hilang sejak Maret 2025 di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, dalam kondisi meninggal dunia.
Polsek Pesanggrahan menyatakan tersangka dalam kasus hilangnya Alvaro itu juga sudah ditangkap untuk dimintai keterangan.
Kendati demikian, pihaknya belum dapat memberikan banyak keterangan terkait penyebab meninggalnya korban karena kasus tersebut masih dilakukan pendalaman.
Kepolisian menyebutkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar rumah korban yang terhapus setiap hari dan tidak tersimpan menjadi salah satu kendala dalam pencarian anak tersebut.
Selain itu, keluarga juga melaporkan hilangnya Alvaro tidak tepat pada hari kejadian itu berlangsung.
Akan tetapi, polisi terus berupaya mencari informasi yang masuk dari keterangan saksi, sekolah, keluarga, dan pesan langsung atau direct message (DM) pada media sosial Instagram, serta saluran aduan Kapolsek.
Alvaro terhitung hilang selama delapan bulan. Keberadaannya sudah tidak terdeteksi sejak Kamis, 6 Maret 2025.
Sementara itu, kakek korban Tugimin, 71, menduga Alvaro diculik oleh seorang pria yang mengaku sebagai ayahnya. (Ant/Z-1)
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
AYAH tiri Alvaro Kiano Nugroho, 6, disebut sempat membelikan mainan. Itu diungkapkan oleh nenek Alvaro Sayem.
Setelah dilakukan cek urine ke-12 pelajar itu dipastikan negatif, sehingga polisi langsung memanggil orangtua mereka, agar mereka menjaga anak-anaknya.
POLISI mengamankan tiga pelaku pemerasan yang beraksi di Jalan Tol JORR II KM 13 Kelurahan Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Sabtu (15/7) sekira pukul 03.00 WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved