Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
POLSEK Pesanggrahan, Polres Metro Jakarta Selatan menangkap 12 pelajar yang melakukan konvoi berkedok berbagi takjil. Mereka kedapatan membawa bendera, petasan, dan lainnya.
"Tindak lanjutnya sementara didalami, kita juga cek urine," kata Kapolsek Pesanggrahan, Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Tedjo Asmoro di Jakarta, Jumat (5/4) malam.
Menurut dia, para pelajar ditangkap saat melakukan konvoi dengan membawa bendera besar yang bertuliskan berbagai kata-kata terutama nama kelompok mereka.
Baca juga : Polri Tegaskan Konvoi Meresahkan di Bulan Ramadan Bisa Diproses Hukum
Tedjo mengatakan, pada Kamis (4/4), Polsek Pesanggrahan menerima sejumlah laporan terkait tersebarnya sebuah video yang menunjukkan adanya aksi konvoi para pelajar dan meresahkan masyarakat, serta membuat keonaran.
Untuk itu, kata Tedjo, pihaknya langsung menindaklanjuti laporan dari masyarakat, sehingga pihaknya langsung patroli dan mendapati sejumlah anak-anak yang sedang konvoi membawa bendera besar, serta petasan.
"Ini merupakan atensi bapak Kapolda, untuk selalu patroli dalam rangka mengantisipasi konvoi yang berkedok bagi-bagi takjil," tuturnya.
Baca juga : Polisi Amankan Puluhan Remaja Ugal-ugalan Berdalih Bagi Takjil di Makassar
Ia menambahkan setelah dilakukan cek urine ke-12 pelajar itu dipastikan negatif, sehingga pihaknya langsung memanggil orangtua mereka, agar mereka menjaga anak-anaknya.
"Orangtua kita panggil, pihak sekolah nanti kita panggil juga, agar mereka bisa dibina," katanya.
Menurut dia, para pelajar ini akan dilakukan pembinaan dan diminta menandatangani perjanjian agar tidak lagi membuat keonaran maupun keributan yang meresahkan masyarakat.
"Kalau berulang kembali, dan ditangkap kembali terbukti mengulangi nanti akan kami berikan penahanan atau rehabilitasi," tegasnya. (Ant/Z-1)
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
RATUSAN anak muda dari berbagai latar belakang keyakinan menggelar aksi sosial bertajuk "Bagi-Bagi 2.000 Takjil Gratis" di depan Kantor Pemerintah Kota Bekasi, Senin (16/3/2026).
Kegiatan berbagi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan antarumat beragama di bulan suci Ramadan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Road to Anniversary yang tahun ini mengusung tema “INNSPIRIT NINE.” Di tengah hangatnya suasana bulan suci Ramadan
BPOM melakukan pengawasan terhadap pangan takjil melalui pengujian cepat menggunakan rapid test kit, 108 sampel (2%) tidak memenuhi syarat.
KEPOLISIAN Negara Republik Indonesia mengingatkan masyarakat untuk memprioritaskan persiapan matang dan menjaga keselamatan selama momentum mudik Lebaran 2026.
Pengawasan ini merupakan upaya preventif pemerintah daerah dalam melindungi kesehatan publik selama bulan suci.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved