Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM bank sampah di Jakarta kembali disorot. Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Nabilah Aboe Bakar Alhabsyi mendorong Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI segera mengaktifkan kembali fungsi bank sampah di tingkat RW.
Menurutnya, keberadaan bank sampah penting sebagai upaya pengurangan sampah dari sumbernya. Namun, saat ini banyak RW tak memiliki fasilitas maupun kader untuk menjalankannya.
“Bank sampah harusnya diaktifin lagi. Fasilitasnya disiapin, kader-kadernya juga perlu dikasih operasional,” kata Nabilah melalui keterangannya, Sabtu (12/7).
Ia menyoroti rendahnya partisipasi warga karena minimnya insentif. Banyak warga enggan terlibat karena merasa tidak mendapat keuntungan langsung dari pengelolaan sampah.
“Banyak yang mau bikin bank sampah, tapi enggak ada kader yang jalanin. Kalau ada operasional, itu bisa jadi tambahan hidup buat mereka,” ujarnya.
Dinas LH perlu lebih aktif untuk memberikan edukasi di tingkat RW. Menurutnya, keberlanjutan bank sampah tak bisa hanya mengandalkan niat baik warga tanpa dukungan sistem yang memadai. Fasilitas penunjang juga diminta disediakan. Mulai dari tempat pemilah, gerobak, hingga alat penghancur sampah. (Far/P-2)
Di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini, modifikasi cuaca bukan lagi sekadar opsi tambahan, melainkan prioritas utama.
Fakta mengkhawatirkan mengenai infiltrasi narkoba yang kini telah menyusup ke berbagai sektor, mulai dari perkantoran, instansi pemerintahan, hingga lembaga pendidikan.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen zero tolerance terhadap peredaran narkotika di Jakarta.
FRAKSI Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta menegaskan arah pembangunan industri di Ibu Kota tidak boleh hanya bertumpu pada perusahaan besar dan investasi skala jumbo.
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Dengan ketersediaan dana tersebut, seharusnya dampak banjir dapat diminimalisasi melalui persiapan yang lebih matang.
Efektivitas OMC telah teruji pada saat puncak hujan akhir pekan lalu.
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved