Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
AIR susu dibalas air tuba. Itu gambaran aksi tragis yang dilakukan seorang mahasiswa di Bogor yang tega membunuh tante yang telah membiayai hidupnya.
Rezky Fauzan Ramajaya als Eki,26, seorang mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Jakarta, kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia terancam hukuman penjara 15 tahun penjara, karena telah membunuh tantenya Evi Latifah, 59.
Peristiwa mris itu terjadi pada Minggu (6/4), sekitar pukul 16.00 WIB, di Jalan Amaris 1 Blok 10 No 7, RT 003 RW 009, Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
Kronologisnya bermula ketika tersangka diminta untuk mencuci piring oleh tantenya. Kemudian ada sedikit percekcokan, sang tante mncipratkan air ke muka tersangka. Tersangka tidak terima dan melemparkan spons cuci piring ke arah korban.
Modus operasinya, tersangka memukul korban menggunakan tangan kosong secara bertubi- tubi hingga kotban terjatuh dengan posisi tengkurap dan wajah korban menghadap ke kanan. Kemudian tersangka kembali memukul korban dengan menggunakan tangan kosong secara bertubi- tubi selama 7 menit ke arah wajah korban, hingga membuat korban tak sadarkan diri dan akhirnya meninggal.
"Motifnya sakit hati karena tersangka ini merupakan anak yatim piatu yang diurus atau dibiayai oleh tantenya sejak dia berusia 15 tahun. Sakit hati tersangka ini sudah kumulatif dari sebelumnya karena sering dilarang keluar dan dibatasi waktunya oleh tantenya,"ungkap Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Ajun Komisaris Azi Riznaldi Nugroho, saat merilis jasus tersebut Senin (7/4).
Berdasarkan hasil visum , korban mengalami mata lebam, dagu kanan, pipi sebelah kanan memar, luka robek pelipis sebelah kiri, luka robek dahi sebelah kanan, luka robek pelipis sebelah kanan.
"Tersangka dijerat Pasal 338 KUHPidana dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHPidana. Diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun,"pungkasnya. (H-2)
SEORANG mahasiswa berinisial A (19) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya yang berlokasi di Jalan Padat Karya I, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Jumat (16/1/2026).
KKN tematik ini tidak hanya menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga wadah pembelajaran bagi mahasiswa agar lebih peka terhadap isu-isu sosial.
Ketidakjelasan ini disebut menyebabkan warga negara tidak dapat memprediksi secara rasional apakah kritik atau pendapatnya dapat dipidana.
Posisi Turki sangat strategis sebagai lokasi belajar bagi pemuda dunia. Menurutnya, negara tersebut merupakan laboratorium hidup di mana peradaban bertemu dan berkolaborasi secara nyata.
Selain mahasiswa Polstat STIS yang terdiri dari 227 mahasiswa dan 283 mahasiswi, BPS juga mengerahkan 50 pegawai BPS Pusat, serta pegawai BPS di kabupaten/kota terdampak.
mitigasi bencana tidak dapat hanya bertumpu pada pembangunan fisik, tetapi juga harus menyentuh perubahan perilaku serta penguatan kesiapan mental masyarakat
SEORANG mahasiswa berinisial A (19) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya yang berlokasi di Jalan Padat Karya I, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Jumat (16/1/2026).
Dalam proses penyelidikan, polisi menemukan indikasi kuat adanya tindak pidana kekerasan pada tubuh korban.
Korban ditemukan dalam posisi tengkurap dan tertutup tumpukan dedaunan
Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan penemuan mayat pada Sabtu (3/1). Korban ditemukan dengan sejumlah luka bacok di bagian kepala.
UTANG aset kripto disebut sebagai motif utama pelaku pembunuhan anak politikus PKS di Cilegon. Pelaku mengaku mengalami kerugian besar dalam perdagangan aset kripto hingga terlilit utang.
KASUS pembunuhan anak politikus PKS di Cilegon, Maman Suherman, sudah berhasil diuangkap oleh kepolisian
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved