Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TERDAPAT tujuh RT masih terendam banjir pada Senin (7/4) pagi. Hal itu dilaporkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta. Banjir disebabkan oleh hujan deras yang melanda sejumlah wilayah Jakarta sejak Minggu (6/4).
Tujuh RT itu tersebar di Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Ketinggian air dilaporkan sekitar 40-70 cm. BPBD melaporkan tidak ada warga yang mengungsi imbas banjir.
Jakarta Barat terdapat 3 RT yakni :
Jumlah: 2 RT
Ketinggian: 45 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke
Jumlah: 1 RT
Ketinggian: 70 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke.
Sementara itu, di Kota Tangerang Dinas Sosial Kota Tangerang Banten telah mendistribusikan 2.150 nasi bungkus kepada warga terdampak banjir di wilayah Kecamatan Larangan sejak kemarin hingga kini untuk memenuhi kebutuhan makanan. Kepala Dinsos Kota Tangerang Mulyani di Tangerang, Senin (7/4) mengatakan pemberian nasi bungkus telah dilakukan sejak kemarin sore saat banjir melanda pemukiman warga hingga pagi ini.
"Pendistribusian awal yaitu kemarin malam ke RT 01/RW 05 di Kelurahan Cipadu sebanyak 500 nasi bungkus. Pagi ini, pendistribusian lebih banyak dan titik juga lebih banyak," ujar Mulyani.
Adapun rincian pendistribusian 2.150 nasi bungkus, yakni 500 bungkus ke Kelurahan Cipadu, 500 bungkus Kelurahan Larangan Utara, 500 bungkus Kelurahan Gaga, 150 bungkus Kelurahan Kreo Selatan dan 500 bungkus Kelurahan Petir.
Ada 17 titik terjadi genangan hingga banjir dan wilayah paling terparah ialah Larangan dengan 11 titik lokasi diantaranya Kelurahan Larangan Selatan yaitu di Jalan Habib Novel setinggi 60 sentimeter dengan lokasi terdampak pemukiman. Kelurahan Kreo Selatan di Jalan H. Daiman setinggi 60 sentimeter hingga 80 sentimeter dan telah dilakukan evakuasi. (Ant/H-4)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, curah hujan di wilayah Jakarta, akhir pekan lalu, sudah masuk dalam kategori ekstrem sehingga menyebabkan banjir
Banjir Jakarta 18 Januari 2026 merendam 37 RT. Cek lokasi pengungsian dan titik banjir terkini di sini.
Pasangan pengantin di Jakarta Barat tetap menggelar resepsi pernikahan meski banjir setinggi lutut merendam lokasi acara.
Hingga Minggu sore, 47 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jalan di Jakarta belum terbebas dari genangan akibat hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu malam.
Di Jakarta Utara, satu RT di Kelurahan Ancol ketinggian air mencapai 25 sentimeter (cm), sementara di Jakarta Barat, tiga RT di Kelurahan Kedaung Kali Angke dengan ketinggian hingga 60 cm.
Hujan mengguyur ibukota sejak Minggu, 18 Januari 2026 dini hari, membuat sejumlah wilayah terendam banjir. Salah satu titiknya berada di Jembatan Tiga hingga Jalan Pluit Selatan Raya.
Banjir Jakarta 18 Januari 2026 merendam 37 RT. Cek lokasi pengungsian dan titik banjir terkini di sini.
Saluran drainase makro di Jakarta hanya sanggup menampung curah hujan 150 milimeter (mm) dan saluran pendukung hanya bisa menampung 100 mm dalam waktu 4 jam.
Banjir Jakarta hari ini (12/1) merendam Cilandak Timur setinggi 95 cm akibat luapan Kali Krukut. Cek titik banjir terparah dan update BPBD DKI di sini.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 22 RT dan 33 ruas jalan terendam banjir hari ini, Senin (12/1). Cilandak Timur mencapai 95 cm. Pantau titik genangan di sini!
Menurut dia, banjir yang disebabkan hujan intensitas tinggi tersebut merendam sembilan RT di Kelurahan Pela Mampang dan satu RT di Kelurahan Cilandak Barat.
BPBD DKI Jakarta mencatat hingga pukul 15.00 WIB, genangan masih terjadi di 29 Rukun Tetangga (RT) dan tiga ruas jalan di wilayah DKI Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved