Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH terus mengidentifikasi kebutuhan pokok warga terdampak banjir di wilayah Jabodetabek. Fokus utama saat ini mencakup penyelamatan dan evakuasi warga, pemenuhan kebutuhan dasar seperti pangan dan layanan kesehatan, serta pemulihan infrastruktur dan rehabilitasi kawasan terdampak.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Pratikno, menegaskan tiga aspek prioritas dalam penanganan banjir ini.
"Pertama, penyelamatan masyarakat terdampak melalui evakuasi dan penyiapan lokasi pengungsian. Kedua, pemenuhan kebutuhan dasar, terutama makanan dan kebutuhan lain yang semakin krusial di bulan Ramadhan ini. Ketiga, pemulihan permukiman dan infrastruktur, termasuk jalan, jembatan, sekolah, rumah ibadah, hingga fasilitas umum lainnya," ujar Pratikno dalam rapat koordinasi tanggap darurat bencana hidrometeorologi yang digelar secara daring, Selasa (4/3).
Dalam pelaksanaan penanganan di lapangan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan mengoordinasikan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, relawan, organisasi kemanusiaan, serta lembaga usaha agar bantuan dapat tersalurkan secara efektif.
Sementara itu, Kemenko PMK akan mendukung koordinasi dalam mobilisasi sumber daya lintas kementerian dan lembaga guna mempercepat distribusi bantuan kepada warga terdampak.
"Kita harus bergerak cepat. Prioritas kita menyelamatkan dan mengevakuasi masyarakat terdampak, memastikan kebutuhan dasar para korban terpenuhi," tambah Pratikno.
Sebagai bagian dari langkah mitigasi, pemerintah berencana melanjutkan operasi modifikasi cuaca guna mengurangi curah hujan di wilayah terdampak. Selain itu, masyarakat yang tinggal di bantaran sungai, daerah rawan banjir, dan wilayah rentan longsor diimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi potensi banjir susulan.
Dengan berbagai langkah ini, pemerintah berharap dampak banjir dapat diminimalkan dan pemulihan kawasan terdampak bisa berjalan lebih cepat serta efektif. (Ant/Z-10)
Banjir Jakarta 18 Januari 2026 merendam 37 RT. Cek lokasi pengungsian dan titik banjir terkini di sini.
Saluran drainase makro di Jakarta hanya sanggup menampung curah hujan 150 milimeter (mm) dan saluran pendukung hanya bisa menampung 100 mm dalam waktu 4 jam.
Banjir Jakarta hari ini (12/1) merendam Cilandak Timur setinggi 95 cm akibat luapan Kali Krukut. Cek titik banjir terparah dan update BPBD DKI di sini.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 22 RT dan 33 ruas jalan terendam banjir hari ini, Senin (12/1). Cilandak Timur mencapai 95 cm. Pantau titik genangan di sini!
Menurut dia, banjir yang disebabkan hujan intensitas tinggi tersebut merendam sembilan RT di Kelurahan Pela Mampang dan satu RT di Kelurahan Cilandak Barat.
BPBD DKI Jakarta mencatat hingga pukul 15.00 WIB, genangan masih terjadi di 29 Rukun Tetangga (RT) dan tiga ruas jalan di wilayah DKI Jakarta.
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Pasar Murah Artha Graha Peduli (AGP) 2025 masih terus dirasakan manfaat nyatanya oleh masyarakat.
Pasokan pangan di Kabupaten Kulon Progo berada dalam kondisi aman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), meskipun terdapat kenaikan pada harga cabai dan bawang merah.
Periode libur akhir tahun kerap disertai kenaikan permintaan dan potensi gejolak harga kebutuhan pokok, sehingga upaya stabilisasi perlu dilakukan lebih awal.
Pemkot Batam menambah pasokan cabai dari Lombok, dan petani lokal diperkirakan memasuki masa panen pada Desember.
Harga cabai, terutama jenis rawit di Pasar Rejosari meningkat dua kali lipat dibanding sebelum Desember, yakni dari tadinya Rp50 ribu, melonjak menjadi Rp80 ribu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved