Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BERKOMITMEN mengembangkan minat dan bakat peserta secara holistik, SDK PENABUR Jakarta menggelar Festival Seni dengan tema Kembangkan Talentamu pada 22 Februari 2025 di aula SDK Penabur Summarecon Bekasi.
“Kami mengarahkan siswa pendidikan yang holistik, tidak hanya akademik tetapi ada kompetisi olahraga dan seni. Ini sebagai wujud menghargai kemampuan anak, karena tidak semua anak memiliki keterampilan numerik dan bahasa yang sama. Ini sebagai wujud nyata bahwa pendidikan bertujuan mengangkat harkat dan martabat anak sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang berharga,” ungkap Kepala Divisi Pendidikan BPK Penabur Jakarta, Kumalasari Onggobawono dilansir dari keterangan resmi, Selasa (25/2).
Kumalasari turut menuturkan berbagai program terkait nonakademik sekaligus mengajak orangtua untuk mengubah konotasi bahwa kalau anak tidak bisa Matematika berarti tidak pintar. Itu tidak menentukan kesuksesan seorang anak, tetapi dilihat dari kepandaian berkomunikasi, berkolaborasi, sehingga dapat berpikir kritis dan kreatif dalam menyelesaikan masalah.
“Jadi, anak-anak ini di masa depan dapat menjadi pribadi dewasa yang matang dan dapat menghargai kemampuan setiap orang yang berbeda-beda,” ujar Kumalasari.
Festival Seni SDK PenaburJakarta 2025 merupakan kompetisi antar siswa PENABUR untuk mengukur kemampuan seni yang dimiliki mengikuti ekstrakurikuler di sekolah masing-masing.
“Selain itu, kompetisi diadakan sebagai tolak ukur sekaligus mempersiapkan peserta didik mengikuti Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” ujar Kepala Jenjang SDK Penabur Jakarta, Sukarni.
Ratusan peserta didik perwakilan 20 SDKPenabur Jakarta serta Penabur Intercultural School Primary Kelapa Gading mengikuti gelaran ini dengan lima jenis perlombaan seni yang berbeda-beda, yaitu kompetisi Gambar Bercerita, Pantomim, Seni Tari, Solo Vokal, dan Kriya Anyam.
Jeanyca Christabelle Prasetya, peserta didik kelas 5 SDK Penabur Kota Modern yang mengikuti lomba Gambar Bercerita sudah mempersiapkan diri berlatih menggambar selama empat minggu lamanya.
“Saya senang menggambar sejak TKB saat mengikuti pelajaran menggambar dan sejak saat itu mulai mengikuti berbagai perlombaan untuk membuktikan kemampuan diri saya, termasuk dalam kompetisi yang digelar PENABUR,” tutur Jeanyca yang mendapatkan dukungan penuh dari kedua orangtua dan guru di sekolah dalam mengikuti kompetisi ini.
Gerald Giggs Tobing, peserta lomba Solo Vokal dari SDK Penabur Kota Jababeka merasa senang dapat mengikuti lomba karena itu adalah pengalaman pertama baginya.
“Saya sudah berlatih selama satu bulan dibantu guru vokal di sekolah. Tadi ketika mau tampil ada rasa takut kalah, tetapi tetap senang ketika berhasil bernyanyi di hadapan juri dengan baik. Sebelum naik panggung, saya sempat sarapan dan berdoa agar tampil lebih rileks,” cerita Gerald yang memiliki cita-cita menjadi penyanyi musik rock.
Perwakilan peserta didik SDK Penabur Bintaro Jaya untuk kategori lomba Solo Vokal dan Seni Tari berhasil meraih juara 1, sedangkan untuk kategori Pantomim dimenangkan peserta didik SDK 2 Penabur Gambar Bercerita oleh peserta didik SDK 10 Penabur, dan Kriya Anyam peserta didik SDK 4 PENABUR.
Sukarni menambahkan dengan tekun mengembangkan bakat dan minat peserta didik dalam bidang seni akan memperkuat serta menumbuhkan semangat kompetitif yang sehat di kalangan pelajar untuk mencapai sumber daya yang unggul, membangun persahabatan, serta mendorong peserta didik untuk lebih mengenal, mencintai, dan meningkatkan kreativitas di dalam melestarikan seni budaya di Indonesia.
“Perilaku peserta didik juga dapat terbentuk ke arah yang lebih baik karena lewat seni kita dapat mengenal nilai-nilai dan norma-norma yang ada dalam masyarakat,” kata Sukarni. (H-2)
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
Teddy menjelaskan bahwa program MBG justru dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan bahwa pendidikan Pancasila harus menjadi arus utama dalam pembentukan karakter generasi muda
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, meminta publik untuk bersikap jernih dan jujur dalam membaca struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
BELAKANGAN ini, ruang media sosial diramaikan perbincangan mengenai istilah 'bahasa ibu' yang memantik refleksi publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved