Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) akan kembali menggelar demonstrasi bertajuk 'Indonesia Gelap' di depan Istana Negara, Kamis (20/2). Koordinator Pusat BEM SI, Herianto, mengatakan mahasiswa akan tetap menggelar aksi unjuk rasa meski di Istana sedang dilaksanakan pelantikan kepala daerah terpilih.
"Kami akan tetap demo karena itu sebuah momentum dengan hari pelantikannya kepala daerah,” kata Herianto saat dihubung, Kamis (20/2).
Menurut rencana, BEM SI akan berkumpul di IRTI Monas, Jakarta Pusat, pada pukul 13.00 WIB. Adapun demonstrasi akan dimulai pukul 14.00 WIB.
“Titik aksi di Patung Kuda dan depan Istana Kepresidenan,” ujarnya.
Dalam puncak demo Indonesia Gelap hari ini, terdapat sembilan poin tuntutan yang di bawa BEM SI.
(E-3)
Selama aksi yang dilakukan oleh berbagai aliansi masyarakat berjalan kondusif. Meski beberapa kali petugas diprovokasi oleh para pendemo.
“Kalau kita sudah bersepakat berdemokrasi maka segala bentuk kebebasan berekspresi itu dijamin oleh konstitusi,”
Prasetyo langsung menemui massa aksi dan menaiki mobil komando untuk menyampaikan pernyataannya, bahwa pihaknya akan menerima dan akan mempelajari sembilan tuntutan mahasiswa.
MENSESNEG Prasetyo Hadi dan dua Wakil Menterinya, Bambang Eko Suhariyanto serta Juri Ardiantoro turun langsung menyambangi massa aksi Indonesia Gelap dari BEM SI.
AKSI unjuk rasa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) bertajuk "Indonesia Gelap" pada Kamis (20/2) ricuh pada sore hari.
SEORANG emak-emak ikut menyuarakan aspirasinya dalam unjuk rasa bertajuk "Indonesia Gelap" di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, tepatnya di Patung Kuda, Kamis (20/2).
Gelombang protes pecah di penjuru Amerika Serikat usai tewasnya Ali Khamenei. Demonstran sebut kebijakan Trump sebagai bentuk tirani dan menyeret AS ke perang tanpa akhir.
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Mahasiswa diimbau untuk tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan konstitusional, khususnya di bulan suci Ramadan.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut pidana penjara 10 bulan terhadap 21 terdakwa kasus kerusuhan demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.
MAHASISWA Fakultas Hukum mengajukan uji materiil Pasal 256 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau KUHP baru ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Aksi protes pendukung Manchster United ini dijadwalkan berlangsung sebelum laga kandang melawan Fulham pada 1 Februari mendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved