Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Petugas Kepolisian menangkap tujuh juru parkir liar atau biasa disebut "Pak Ogah" karena meresahkan masyarakat di kawasan Mangga Besar, Jakarta Barat.
"Sebanyak tujuh orang yang berprofesi sebagai 'Pak Ogah' telah kami amankan," kata Kapolsek Metro Tamansari, Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Riyanto saat dikonfirmasi di Jakarta, hari ini.
Riyanto menambahkan usai ditangkap mereka diperiksa urinenya dan dinyatakan positif menggunakan narkoba. "Setelah dilakukan pemeriksaan urine, ironisnya mereka positif menggunakan narkoba," katanya.
Dari hasil pemeriksaan, ketujuh "Pak Ogah" yang berinisial ZN (33), RD (26), YB (29), RS (36), MN (30), TS (29) dan DJ (43) tersebut dinyatakan positif mengonsumsi narkoba jenis sabu.
"Urine mereka mengandung amphetamine dan methamphetamine," katanya.
Dia juga menyebutkan setelah pemeriksaan lebih lanjut, mereka kemudian dikirimkan ke panti rehabilitasi untuk menjalani perawatan.
Riyanto juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan segala bentuk tindakan yang meresahkan melalui kanal aduan resmi Kepolisian.
Kasus tersebut terungkap setelah warga melaporkan aksi para "Pak Ogah" itu melalui pesan langsung (DM) ke akun Instagram resmi @polsek.metrotamansari.
Dalam aduan tersebut, warga mengeluhkan adanya sejumlah "Pak Ogah" yang meminta uang secara paksa dan bahkan memukul kaca mobil di yang melintas di Jalan Mangga Besar, terutama di perempatan Apotek Roxy.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Buser Polsek Metro Tamansari langsung dikerahkan untuk mencari dan mengamankan para pelaku. Setelah dilakukan penyisiran, polisi berhasil mengamankan tujuh "Pak Ogah" di kawasan tersebut.(Ant/P-1)
Pasangan pengantin di Jakarta Barat tetap menggelar resepsi pernikahan meski banjir setinggi lutut merendam lokasi acara.
Hingga Minggu sore, 47 rukun tetangga (RT) dan 23 ruas jalan di Jakarta belum terbebas dari genangan akibat hujan deras yang mengguyur sejak Sabtu malam.
ENAM orang diduga melakukan pungutan liar atau pungli ditangkap polisi akibat menutup pintu exit Tol Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat. Mereka merupakan juru parkir.
HUJAN deras yang mengguyur wilayah Jakarta Barat pada Senin (12/1) kemarin menyebabkan banjir di sejumlah titik di Rawa Buaya, khususnya di RW 01 dan RW 02.
Evaluasi ini akan mencakup berbagai aspek teknis, termasuk penentuan jalur lintasan yang boleh dilalui oleh kendaraan berat agar tidak berbenturan dengan jam sibuk masyarakat.
Para pelaku telah diserahkan ke otoritas yang lebih tinggi untuk penyidikan mendalam.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi temuan Panitia Khusus (Pansus) Perparkiran DPRD DKI terkait lokasi parkir ilegal di tanah milik pemprov DKI
PANITIA Khusus (Pansus) Perparkiran DPRD DKI Jakarta kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap praktik parkir ilegal. Kerugian mencapai Rp37,8 Miliar
Pada Rabu (17/9), Pansus Perparkiran bekerja sama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta untuk menggelar inspeksi mendadak (sidak) di dua lokasi parkir ilegal di kawasan Jaktim.
KETUA Panitia Khusus (Pansus) Perparkiran DPRD DKI Jakarta Jupiter mengatakan parkir ilegal dinilai sangat meresahkan sekaligus merugikan masyarakat dari berbagai aspek.
Proses pendaftaran ulang dibuka pada 12–19 September 2025. Setiap calon juru parkir diwajibkan menandatangani pakta integritas sebagai komitmen mematuhi aturan perparkiran
KETUA Panitia Khusus (Pansus) Perparkiran DPRD DKI Jakarta Jupiter menegaskan, operator parkir yang tidak memiliki izin resmi atau parkir ilegal harus segera ditindak tegas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved