Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GELARAN semifinal dan final lomba perahu naga pada Festival Peh cun 2024 di Sungai Cisadane, tepatnya Jalan Kali Pasir, Kota Tangerang, Banten, Minggu (16/6) berlangsung meriah.
Ribuan masyarakat memadati sisi kiri dan kanan bantaran Sungai Cisadane untuk menyaksikan lomba perahu naga yang menjadi tradisi dan budaya khas daerah tersebut.
Keluar sebagai juara lomba pada Kategori Perahu naga dan papak adalah tim naga hitam. Sementara juara dua tim Kongco Pehcun.
Baca juga : 11 Tim Perahu Naga dan Papak Meriahkan Festival Peh Cun di Tangerang
Untuk juara 3 pada Kategori perahu naga dan papak tim dari Putra Bangsin dan juara empat Tim Badak Cisadane.
"Pada kejuaraan ini, selain disediakan tropi juga kami siapkan hadiah berupa uang," kata Ketua Pelaksana Festival Perahu Naga Peh Cun, Herlinawati di sela-sela kegiatan tersebut.
Besaran hadiah untuk juara satu, lanjutnya, masing-masing Rp10 juta, juara dua Rp3 juta, juara tiga Rp2 juta dan jura empat atau harapan Rp1 juta.
Baca juga : Buaya Sepanjang 3,5 Meter Masuk Permukiman Warga Nambo Jaya
Lebih jauh Herlinawati yang akrab di panggilan Merry merasa bersyukur, Festival Peh Cun yang berlangsung setiap tahun mendapat respon positif dari masyarakat, baik dalam maupun luar Tangerang.
Itu terlihat dari animo mereka yang terus bertambah. Dan kegiatan tersebut, sambungnya, sudah masuk atau menjadi warisan tak benda Pemda Kota (Pemkot) Tangerang, yang patut dilestarikan.
Adapun rangkaian dari Festival Peh cun yang di gelar oleh Perkumpulan Boen Tek Bio sejak 10 juni 2024 lalu, Kata Merry, yaitu, bersama masyarakat membersihkan Sungai Cisadane.
Baca juga : Penanaman Pohon Pinang Selaraskan Pembangunan dan Alam
Tujuannya, sambung dia, sebagai upaya menjaga lingkungan dan kebersamaan. Kemudian ritual mendirikan telur,
tabur bunga, lempar bakcang, dan lomba tangkap bebek di bantaran Sungai Cisadane.
Kegiatan-Kegiatan tersebut, imbuh Merry, merupakan ritual yang dipercaya oleh masyarakat Tionghoa sesuatu yang negatif pada diri manusia harus dibuang. (SM/Z-7)
Pemerintah pusat bergerak cepat merespons dugaan pencemaran Sungai Cisadane menyusul kebakaran gudang pestisida di Tangerang Selatan.
Festival Cisadane akan digelar kembali di Bantaran Sungai Cisadane atau sepanjang Jalan Benteng Jaya, Kota Tangerang pada 20 hingga 24 Juli mendatang
Festival Peh Cun atau lomba perahu naga yang menjadi tradisi dan budaya khas Tangerang kembali di gelar di Sungai Cisadane, tepatnya Jalan Kali Pasir, Kota Tangerang, Banten, pada Sabtu (15/6).
Warga Nambo Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Banten, dihebohkan dengan masuknya seekor buaya berbobot 300 kilogram ke permukiman.
para pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah diberikan wadah untuk menampilkan karya tari yang memadukan musik modern dengan nilai-nilai budaya Indonesia.
Selain kemandirian finansial, standar sosial di Indonesia juga turut memperberat pertimbangan generasi muda untuk menikah.
Tradisi tabayyun di kalangan ulama dan warga NU telah lama familiar dan mengakar.
Sejarah makan siang di Indonesia sendiri adalah cerminan perjalanan sosial, ekonomi, dan budaya yang selalu berubah.
Dalam tradisi masyarakat tertentu di Indonesia, telur tembean (telur ayam yang sudah berisi bakal embrio dan dianggap “hampir menetas”) dipercaya sebagai makanan berkhasiat
Upacara adat Dola Maludu yang merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas masyarakat kini resmi tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) oleh DJKI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved