Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA pria di Jatinegara, Jakarta Timur, ditangkap Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Timur. Mereka ditangkap lantaran berpura-pura menjadi anggota kepolisian.
Dalam postingan yang beredar di media sosial, tampak salah seorang pelaku berfoto mengenakan pakaian dinas polisi. Di foto lain, polisi gadungan tersebut sudah diciduk polisi dengan tangan yang terborgol.
"Iya (ada penangkapan polisi gadungan). Jam 16.00 WIB mau press release," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly saat dikonfirmasi, Senin (20/5).
Baca juga : Ini Alasan Anak Polisi Tersangka Penabrak Satu Keluarga tidak Ditahan
Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Timur Komisaris Yudi Permadi menyebut pihaknya mengamankan dua pria. Namun, hanya satu orang yang diketahui berpura-pura menjadi polisi.
"Ada dua yang diamankan. Namun, yang berperan sebagai polisi gadungan hanya satu orang," ujar Yudi.
Yudi belum merinci kronologi pasti pengungkapan kasus yang ada. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan serangkaian penyelidikan.
"Iya betul ada kami amankan. Sekarang posisi (terduga pelaku) ada di Polres," imbuhnya. (Z-2)
Pemkot Jakarta Timur pasang lampu tembak dan tutup akses ilegal di Taman Kota Cawang menyusul viralnya dugaan praktik prostitusi dan temuan miras di lokasi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Banjir melanda Jakarta Timur, Jumat (20/2/2026). 1.382 jiwa terdampak di Jatinegara hingga Cawang. Meski air capai 1,2 meter, warga belum ada yang mengungsi.
Pengawasan ini menyasar berbagai komoditas protein hewani untuk memastikan stabilitas di tingkat pedagang.
Fasilitas publik dibangun untuk kepentingan bersama dan wajib dijaga.
Berdasarkan rekaman yang ada, pelaku menjalankan aksinya dengan menyamar dan membawa peralatan khusus.
Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan aparat penegak hukum agar tidak menggunakan hukum sebagai alat untuk menyerang lawan politik.
Mayoritas publik atau sekitar 67 persen percaya bahwa penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi mengurangi independensi kepolisian.
kasus yang menimpa Hogi Minaya di Sleman, Yogyakarta serta arogansi terhadap penjual es gabus menunjukkan polisi tidak lagi menghayati perannya sebagai pelayan masyarakat.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan efektivitas kerja kepolisian karena memperpanjang rantai birokrasi dan membuka ruang intervensi.
Menurut Fauzan, wacana pembentukan kementerian khusus yang membawahi kepolisian justru berisiko menambah kerumitan birokrasi.
Sifat rekomendasi tersebut cenderung konvensional dan sudah umum dikenal dalam diskursus reformasi kepolisian di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved